Anggarkan Dana Tak Terduga Rp 2 M

  • Bagikan
Kepala Badan Pengolahan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bandarlampung Trisno Andreas. Foto Prima/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Tahun 2019, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung kembali mengalokasikan Dana Tak Terduga sebesar Rp 2 Miliar. Anggaran tersebut disiapkan guna menanggulangi kejadian yang tidak terduga seperti, bencana alam.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bandarlampung, Trisno Andreas mengatakan, dana tidak terduga yang disediakan Pemkot bukan hanya untuk bencana alam, namun juga hal lainya yang memang bersifat penangan untuk kepentingan masyarakat.

“Misal digunakan untuk bencana sosial, kerusuhan, KLB seperti ada penyakit menular dari situ (dana tak terduga, red) juga pengobatannya. Kemudian juga dilakukan untuk pengembalian dana yang kelebihan setor tahun-tahun sebelumnya, misalnya orang setor 3 juta tapi berdasarkan hitungan hanya Rp2,5 juta,” jelasnya, Selasa (8/1).

Baca Juga:   Maaf, Stok Vaksin di Bandarlampung Sedang Kosong

Menurutnya, tidak ada kenaikan Dana Tak Terduga dibanduing tahun sebelumnya. Sebab, untuk Tahun 2018 sendiri dana tidak terduga hanya terpakai Rp 1,7 M yang digunakan untuk bantuan ke Donggala, Lombok, Kebakaran masal dan juga penanganan antisipasi pengungsi di teluk Bandarlampung. “Ya penanganan pengungsi di Teluk Bandarlampung terpakai Rp300 juta,” pungkasnya. (pip/kyd)

Kepala Badan Pengolahan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bandarlampung Trisno Andreas. Foto Prima/radarlampung.co.id



  • Bagikan