Anggota Dewan Kota Kembali Dicatut, Syahroni Lagi-lagi Sebut Hermansyah Pengatur Fee

  • Bagikan
Enam saksi dihadirkan JPU KPK RI, salah satunya Syahroni dan Gilang Ramadhan, Kamis (17/1). FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Enam saksi dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di persidangan dua terdakwa suap fee proyek Lampung Selatan (Lamsel), Kamis (17/1).

Keenam saksi yang dihadirkan yaitu, Syahroni, Gilang Ramadhan, Bobby Zulhaidir, Rusman Effendi, Wahyu Lesmono (anggota DPRD Bandarlampung), dan Abdi Wiranegara.

Syahroni mantan Kepala Bidang (Kabid) Pengairan Dinas PUPR Lamsel saksi pertama menjelaskan, penentuan fee proyek sudah dimulai sejak Hermansyah Hamidi menjadi Kadis PUPR Lamsel pada tahun 2017.

“Ya, kalau penentuan fee itu sejak zaman Pak Hermansyah. Besar dan kecilnya itu Pak Herman yang mengatur, termasuk nama-nama para rekanan itu. Saya dapat dari dia,” ujar Syahroni di hadapan Ketua Majelis Hakim Mansur.

Baca Juga:   Cegah Covid-19, Ratusan Warga Binaan Rutan Kelas I Bandarlampung Divaksin

Lalu, Mansur menanyakan apakah Syahroni ingat nama-nama rekanan itu. Lalu Syahroni menjawab ingat beberapa nama. “Namanya seperti Gilang, Rusman, Wahyu, dan Abdi,” kata Syahroni. (ang/sur)




  • Bagikan