Anggota DPRD Lamsel Ditetapkan Tersangka, Ini Kata Ketua Gerindra

  • Bagikan
Kasatreskrim Polres Lamsel, AKP Hendra Saputra.
Kasatreskrim Polres Lamsel, AKP Hendra Saputra.

 

Radarlampung.co.id – Polres Lampung Selatan (Lamsel), menetapkan Oknum anggota DPRD Lamsel berinisial MI sebagai tersangka.


MI yang berasal dari Fraksi Gerindra itu ditetapkan tersangka atas perkara dugaan Tindak Pidana Penipuan Proyek infrastruktur jalan pada Dinas PUPR Lampung Selatan yang terjadi pada hari Kamis (4/10/2018) di Halaman Parkir Indomaret Jalan Lintas Sumatera Lubuk Luar Kalianda Lampung Selatan.

Kasatreskrim Polres Lamsel, AKP Hendra Saputra membenarkan Salahsatu anggota DPRD Lamsel berinisial MI ditetapkan tersangka.

Penetapan tersangka itu, karena MI diduga melanggar pasal 378 KUHPidana tentang penipuan.

“Setelah kami periksa beberapa saksi dan ada barang buktinya, makanya kami menetapkan MI sebagai tersangka,” Ungkap Hendra, Jumat (12/11).

Baca Juga:   Luapan Way Rua Sebabkan Macet Panjang dan Kendaraan Mogok di Depan LPL

Dia menjelaskan, perkara itu awalnya dilaporkan oleh seseorang berinisial SUK ke Polda Lampung pada kurun waktu Januari 2020.

Dikarenakan Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di wilayah Lampung Selatan (Lamsel), sehingga perkaranya dilimpahkan ke Polres Lamsel.

“Dari bulan februari itu kami lakukan pemeriksaan dan penyelidikan, sehingga pada bulan September 2021, kami menetapkan MI sebagai tersangka,” Tegasnya.

Hendra menambahkan, dugaan penipuan yang dilakukan oleh MI, yakni dengan menjanjikan sebuah pekerjaan yang menyebabkan korban mengalami kerugian sebesar Rp245 juta.

“Tersangka ini awalnya menjanjikan sebuah proyek infrastruktur pada Dinas PUPR Lamsel. Ada sekitar 10 orang saksi yang kita periksa atas perkara ini. Nah, 1 orang ditetapkan tersangka. Kalau ada bukti lain, tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain,” Bebernya.

Baca Juga:   PDIP Lampung Beber Alasan Pergantian Mingrum

Namun, Hendra menegaskan belum melakukan penahanan terhadap tersangka. “Karena tersangka ini bersikap kooperatif, makanya belum kami lakukan penahanan,” Katanya.

Terpisah, Ketua Gerindra Lamsel, Fahrurrozi belum mengetahui anggotanya telah ditetapkan tersangka oleh Polres Lamsel. “Saya belum tahu kabar itu. Saya juga tahunya dari media,” Ujarnya.

Namun, sambung Ozi -sapaan akrabnya- jika memang benar MI ditetapkan tersangka oleh Polres Lamsel, ada azas praduga tak bersalah, sehingga MI belum tentu dinyatakan bersalah.

“Kita ikuti saja proses hukumnya. Kan memang ada azas praduga telak bersalah. Nanti kita lihat saja di pengadilan, apakah anggota saya itu dinyatakan bersalah atau tidak,” Pungkasnya. (yud)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan