Anggota Komisi V DPRD Lampung Dukung Vaksin Lansia Door to Door

  • Bagikan
Komisi V DPRD Lampung
FOTO IST Anggota Komisi V DPRD Lampung Lesty Putri Utami Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Pengendalian Covid 19 di Balai Desa Wonodadi Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (4/9/21).

RADARLAMPUNG.CO.ID – Anggota Komisi V DPRD Lampung Lesty Putri Utami mengapresiasi upaya vaksinasi Covid-19 dari rumah ke rumah warga lanjut usia atau lansia.

Hal itu disampaikan politisi PDI Perjuangan itu saat Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Pengendalian Covid 19 di Balai Desa Wonodadi Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (4/9/21).


Menurut Lesty, vaksinasi Covid-19 untuk kalangan lansia di Provinsi Lampung, capainnya masih rendah jika dibandingkan dengan kelompok lain.

Lesty menyampaikan data jumlah sasaran vaksinasi Covid-19 di Provinsi Lampung 5.709.734 orang, terbagi tiga kelompok. Dari 1.163.426 orang yang sudah divaksin, kelompok petugas kesehatan 35.601 orang, petugas publik 409.854 orang, dan kelompok lansia 717.971 orang.

Komisi V DPRD Lampung
FOTO IST Anggota Komisi V DPRD Lampung Lesty Putri Utami Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Pengendalian Covid 19 di Balai Desa Wonodadi Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (4/9/21).

Dari data tersebut, realisasi vaksinasi kelompok lansia masih rendah. Pada vaksinasi I sebanyak 230.347 orang tatau 19,80 persen, vaksinasi II sebanyak 179.558 orang atau 15.43 persen.

Baca Juga:   Gubernur Lampung Dijadwalkan Ground Breaking Harbour City

Sedangkan kelompok tenaga kesehatan realisasi vaksinasi I sebanyak 34.590 orang (97,16 persen), vaksinasi II sebanyak 32.496 orang (91,28 persen). Kelompok petugas publik realisasi vaksinasi I 167.666 orang (40,91 persen), dan vaksinasi II 123.883 orang (30,23 persen).

Mengutip penjelasan Kepala Dinkes Lampung Reihana, Lesty mengatakan petugas akan melakukan skema vaksinasi untuk kelompok lansia dengan cara mendatangi dari rumah ke rumah. Upaya tersebut, kata dia, sebagai cara untuk mempercepat realisasi pelaksanaan vaksinasi kepada sasaran kelompok lansia, sehingga tercapai herd immunity (kekebalan tubuh).

“Mengingat lansia banyak masalah untuk mendatangi tempat vaksinasi. Saya mengapresiasi kimerja Dinkes Lampung untuk melakukan pelayanan dengan dibuat skema home visit atau door to door,” kata Lesty.

Baca Juga:   Penetapan UMP, Disnaker Lampung Tunggu SE Menaker

Menurut dia, skema vaksinasi home visit untuk kelompok lansia, tidak saja untuk mempercepat program vaksinasi dalam upaya herd immunity, tapi juga untuk menekan laju angka kematian pada kelompok lansia, yang belakangan masih sangat tinggi.

Ia mengatakan, angka kematian pasien positif Covid-19 untuk kelompok lansia berusia di atas 60 tahun masih tinggi di Provinsi Lampung. “Mayoritas pasien positif lansia dengan memiliki dua penyakit kormobid (bawaan),” katanya.

Mengakhiri kegiatannya di Wonodadi, Lesty mengunjungi berapa  rumah warga yang terdampak Covid-19 untuk beramah tamah sekaligus memberikan bingkisan berupa sembako.

“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi penerimanya”, kata Lesty. (abd/wdi/rls)




  • Bagikan