Anggotanya Tertangkap Narkoba, Kepala BPBD : Saya Belum Tahu

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Menanggapi adanya dua oknum pegawai honorer di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Bandarlampung yang ditangkap Satresnarkoba Polresta Bandarlampung, Kepala BPBD mengaku belum mendapatkan informasi resmi dari Polisi.

Kedua tersebut yakni pria inisial MI (30) warga Rajabasa dan DP (35) warga Way Halim, Bandarlampung disebut bertugas di dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandarlampung. Diketahui, mereka berdua mengendarai mobil dinas diduga digunakan untuk membeli barang haram narkoba jenis sabu.


Kepala BPBD, Syamsul Rahman mengaku belum memastikan mengenai dugaan oknum tersebut bekerja di dinas yang ia Pimpin. Sebab, dirinya sedang berada di luar Kota. “Belum tahu, saya masih di luar,”katanya, Sabtu (6/2).

Baca Juga:   Polisi Amankan Residivis Pencurian Kendaraan Bermotor

Namun, dirinya secepatnya akan memastikan apakah benar ada anggotanya yang melakukan penyalahgunaan narkoba kepada pihak kepolisian.

“Ya nanti saya cek dulu kepastiannya, karena Surat pemberitahuan dari polisinya juga belum ada. Jadi saya belum bisa pastikan dia ini benar honor di BPBD apa bukan,”ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polresta Bandarlampung mengamankan MI (30) warga Rajabasa, dan DP (35) warga Wayhalim, Bandarlampung, selasa (2/2).

Kedua pelaku yang diketahui merupakan oknum pegawai honorer di lingkungan Dinas Pemerintah kota Bandarlampung Ini ditangkap usai menjemput paket sabu pesanan, di sekitar jl. RE Martadinata, Pekon Ampai, Telukbetung Timur.

Penangkapan keduanya berawal dari aduan masyarakat sekitar. Berdasarkan informasi dari masyarakat, jl. RE Martadinata, Pekon Ampai, Telukbetung Timur tersebut dikenal sebagai tempat transaksi narkoba.

Baca Juga:   Rumah Kosong di Natar Habis Dilahap Si Jago Merah

Kasatnarkoba Polresta Bandarlampung, Kompol Zainul Fachri mengatakan, berdasarkan informasi tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Keduanya pun ditangkap sekitar pukul 15.30 wib.

“Dari penangkapan keduanya, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 paket sabu, 2 unit ponsel, 1 tas hitam dan 1 unit mobil dinas berplat merah,” katanya.(Mel/yud)




  • Bagikan