Angin Kencang, Tower BTS Milik Telkomsel Roboh

  • Bagikan

RADAR LAMPUNG.CO.ID–Angin kencang yang terjadi di Kecamatan Gisting dan sekitarnya pada Sabtu malam (27/11) mengakibatkan satu tower telekomunikasi atau base transciever station (BTS) di Blok 23 Pekon Gisting Permai Kecamatan Gisting roboh.

Camat Gisting, Purwanti mengatakan kejadian tersebut pada Sabtu malam sekitar pukul 19.30 WIB. Robohnya tower kali pertama diketahui oleh Julianto warga RT 1/RW 1 Pekon Gisting Permai.



Baca Juga:   Bertahap, Telkomsel Upgrade Seluruh Layanan 3G ke 4G di 2022

“Berdasarkan penuturan warga, saat kejadian hanya mendengar suara gemuruh, awalnya warga tidak tahu kalau itu tower telekomunikasi baru ketahuan saat keluar rumah untuk mencari tahu,”kata Purwanti, Minggu (28/11).

Dilanjutkan Purwanti bahwa peristiwa robohnya tower telekomunikasi itu tidak menimbulkan korban jiwa atau kerusakan rumah, sebab letak tower berada di perbukitan. Purwanti juga menyebut bahwa tower yang roboh tersebut adalah milik Telkomsel.

Baca Juga:   Bertahap, Telkomsel Upgrade Seluruh Layanan 3G ke 4G di 2022

“Alhandulillah tida ada korban luka dan rumah, sebab letak tower ada diperbukitan. Hanya kebun sayur warga saja yang rusak. Robohnya tower sudah diketahui pihak Telkomsel Sumbagsel, saat ini sedang rundingan dengan pemilik kebun prihal ganti ruginya,”kata Purwanti.

Sementara General Manager Network Service Assurance, Telkomsel Sumbagsel Wahyudi C Purnama melalui keterangan tertulis yang dikirimkan, Minggu (28/11) mengatakan bahwa robohya tower telekomunikasi tersebut murni karena kondisi alam yang mengakibatkan cuaca buruk. Akibat robohnya tower tersebut, lanjut Wahyudi , terjadi penurunan kualitas layanan Telkomsel khususnya di Pekon Gisting Permai Kecamatan Gisting.

Baca Juga:   Bertahap, Telkomsel Upgrade Seluruh Layanan 3G ke 4G di 2022

“Telkomsel menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas terjadinya penurunan kualitas jaringan dan layanan komunikasi di wilayah tersebut.Saat ini, Telkomsel terus berupaya memastikan percepatan pemulihan jaringan agar pelanggan dapat kembali menikmati seluruh layanan komunikasi dengan normal,”kata Wahyudi.(ehl/ral/wdi)






  • Bagikan