Angkat Kaki Dari Gunung Sangkaran, Atau Lahan Diduduki!

  • Bagikan
Pembahasan lahan di Kampung Gunungsangkaran, Kecamatan Blambanganumpu, Waykanan yang diduduki PT BMM. FOTO ISTIMEWA  
Pembahasan lahan di Kampung Gunungsangkaran, Kecamatan Blambanganumpu, Waykanan yang diduduki PT BMM. FOTO ISTIMEWA  

radarlampung.co.id – Berlarut-larutnya persoalan lahan yang diklaim PT BMM, membuat warga Kampung Gunungsangkaran, Kecamatan Blambanganumpu, Waykanan mengambil sikap. Langkah yang bakal ditempuh dibahas dalam rembuk tiyuh, Kamis (12/9).

Kegiatan tersebut dipimpin Juanda dan dihadiri seluruh perangkat kampung, tokoh adat, tokoh masyarakat dan pemuda setempat. ”Setelah terbit produk hukum tentang batas Kampung Gunungsangkaran dengan Kelurahan Lawangopo dan Kampung Tanjungraja Giham, kami langsung mengirim surat ke PT BMM. Namun sampai saat ini belum ada jawaban,” kata Juanda.

Karena itu, warga berkumpul untuk menentukan langkah selanjutnya. Terlebih, lahan yang saat ini dikuasai PT BMM ditanami sawit dan sudah berproduksi.

Juanda menuturkan, sebelum langkah tegas berupa pendudukan lahan, warga berharap difasilitasi DPRD dan Bupati Waykanan. Namun belum juga ada titik temu.

”Pemda berkali-kali memfasilitasi. Demikian juga dengan DPRD. Tapi nampaknya pihak PT BMM ini memang keras kepala. Karena itu, kami ambil tindakan tegas dengan berencana menduduki lahan,” tegasnya.




  • Bagikan