Anjar Sebut Nanang Minta Proyek hingga Minta Belikan Ruko

  • Bagikan
Plt. Bupati Lamsel Nanang Ermanto memberikan keterangan, Senin (14/1). FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Saksi Anjar Asmara membeberkan bahwa Plt. Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Nanang Ermanto pernah meminta proyek kepada dirinya. Yakni pada tahun 2017. Hal itu ia sampaikan saat menjadi saksi di persidangan Zainudin Hasan terdakwa perkara suap fee proyek Lamsel, Senin (14/1).

“Ya pada saat itu kalau tidak salah beberapa kali dia (Nanang, red.) meminta proyek dan minta paket pekerjaan paket sebesar Rp15 miliar,” ujar Anjar di hadapan anggota Majelis Hakim Samsudin, Senin (14/1).

Namun, hal itu tidak disanggupi dirinya dikarenakan pada saat itu beberapa proyek telah di-ploiting dan hanya sanggup menyediakan Rp10 miliar. “Dia seringkali menanyakan kapan lelang,” jelasnya.

Baca Juga:   Awas, Jangan Coba-Coba Timbun Obat dan Oksigen Medis !

Lalu, lanjut Anjar, sebelum terjadinya operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK RI, atau tepatnya 10 hari sebelum kejadian, Nanang pernah menelpon dia memintanya membayarkan ruko yang senilai Rp3,5 miliar. “Tetapi, entah mengapa sebelum deal itu ia langsung menelpon lagi dan membatalkan,” ungkapnya.

Sementara itu, di kesempatan lainnya, Plt. Bupati Lamsel Nanang Ermanto membantah pernyataan dari Anjar Asmara terakait ia meminta proyek senilai Rp10 miliar. “Saya enggak pernah meminta proyek yang mulia,” terang Nanang.

Ia pun menegaskan bahwa baru di sidang ini, ia mendapatkan informasi bahwa ada nama dia yang meminta proyek tersebut. “Baru hari ini yang mulia, karena saya enggak pernah nerima apalagi meminta proyek,” tegas Nanang. (ang/sur)




  • Bagikan