Annual Konser ke-4, PSM Unila Bawakan 10 Lagu


PSM Universitas Lampung saat membawakan lagu Penayuhan Bedana menghipnotis penonton yang hadir malam itu. Foto Bernes Prayoga/radarlampung.co.id

Radarlampung.co.id – Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Lampung (Unila) menggelar konser tahunan bertajuk Musical Era di auditorium RRI Lampung, Jumat (12/10) malam. Sesuai dengan temanya, mereka membawakan lagu dari zaman Renaissance hingga abad ke-21.

Ketua PSM Unila Naufal Adji mengatakan bahwa Annual Konser yang ke-4 ini untuk menarik minat anak muda, khususnya terhadap paduan suara di Unila yang kini peminatnya terus menurun tiap tahunnya.





“Saya berharap pihak kampus lebih memperhatikan fasilitas latihan untuk PSM Unila yang saat ini tidak memadai. Karena paduan suara itu banyak orang tidak bisa melakukan latihan bila di tempat sempit,” kata Naufal di lokasi acara.

Ia juga berharap Penprov Lamphng mendukung penuh kreatifitas seni Paduan Suara baik dari Unila maupun dari Universitas lainnya.

Dalam konser tersebut, PSM Unila membawakan 10 Lagu. Sesi pertama, lagu klasik If you Love me dengan arransment dari Thomas Tallis; Abendlied Karya J. Gabriel Rheimberger; Denn er hat seinen Engln Befohlen karya Felix Mendelsshon Bartholdy; Ziker karya Ethan Sperry; dan Ummah Salih karya Jhon August M. Pamintuan.

Sebelum masuk ke sesi II acara dilanjutkan dengan penampilan Guest star dari paduan suara SMA Fransiskus Bandarlampung yaitu Gita Asisi dan PSM Institut Tekhnologi Sumatera yang masing-masing membawakan dua buah lagu.

Sementara Pada sesi  kedua sekaligus menutup acara, PSM Unila membawakan 4 Lagu daerah dan 1 lagu penutup yakni, Solerambarransement Jose Elberdine; Ma Rencong – rencong Arransement Budi Susanto & Agustinus; Hela Rotan Arransement Ken Steven; Penayuhan Bedana lagu Lampung arransement Agustinus; dan di akhir acara mereka membawakan lagu I would be true karya Howard A. Walter. (cw1/kyd)