Antisipasi Kenaikan Kasus Baru Covid-19, Gubernur Gelar Rakor se Kabupaten/Kota

  • Bagikan
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. SUMBER FOTO: BIRO ADPIM PEMPROV LAMPUNG

RADARLAMPUNG.CO.ID-Gubernur Lampung menggelar Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 di Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung bersama Jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, bertempat di Mahan Agung, Jumat (2/7).

Hadir dalam rapat evaluasi ini Jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Sekda Provinsi Lampung, Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung, Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, dan Jajaran Forkopimda Daerah yang hadir secara daring.

Rapat evaluasi ini diselenggarakan untuk memantau Kondisi terkini Covid-19 dan penanganannya di Kabupaten/Kota, Progres pelaksanaan vaksinasi, dan Progres insentif tenaga kesehatan.

Menilik situasi Covid-19 Nasional yang belakangan makin meningkat sehingga Pemerintah Pusat mengambil langkah menerapkan kebijakan pemberlakuan PPKM Darurat di 122 Kabupaten/Kota di Pulau Jawa dan Pulau Bali, Gubernur Arinal memandang perlu untuk meningkatkan koordinasi dan penanganan guna mencegah pendekatan serupa terjadi di Provinsi Lampung.

Hal itu didasari karena Provinsi Lampung memiliki 4 pintu masuk sehingga mengakibatkan Lampung memiliki potensi bahaya yang cukup besar.

Gubernur Arinal mengajak seluruh Bupati/Walikota dan Jajaran Forkopimda Provinsi/Daerah baik yang hadir secara langsung maupun virtual untuk tetap bersemangat dan lebih keras bekerja dalam melakukan penanganan Covid-19.

Baca Juga:   Gubernur Lepas Ekspor 10.400 Unit Produk Cokelat

“Saya sangat berharap, kita harus menyelamatkan rakyat. Kepada Bupati/Walikota, kedepankan penyelamatan anak bangsa. Bila perlu lakukan refocusing, evaluasi program-program non-esensial,” ujar Gubernur Arinal.

Gubernur juga mengajak Bupati/Walikota serta Jajaran TNI/Polri untuk terus bekerja keras meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pemberlakuan PPKM Mikro yang telah diterapkan di Provinsi Lampung.

“Saya berharap kepada Bupati/Walikota untuk meningkatkan koordinasi dengan Dandim, Kapolres juga dengan DPRD Kabupaten/Kota. Ini penting, sehingga siapa melaksanakan apa bisa terselenggara dengan benar,” harap Gubernur.

Di dalam rapat, Gubernur juga meminta laporan Bupati/Walikota terkait pelaksanaan tata kelola pengendalian Covid-19 di tingkat desa sehingga apa yang telah dilakukan dapat terkoordinir dan menjadi salah satu dasar untuk mengambil suatu kebijakan.

Ditambahkan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, mengatakan Lampung terus berupaya menekan laju penularan Covid-19 agar tidak terjadi peningkatan kasus.

Baca Juga:   Dinkes Lampung Pastikan Ketersediaan Obat Covid-19 Aman

Saat ini saja kasus Konfirmasi Covid-19 di Lampung mencapai 285 kasus konfirmasi Covid-19, sehingga total kasus menjadi 22.163 kasus. Kemudian kasus kematian bertambah 12 kasus sehingga total kasus kematian berjumlah 1203. Untuk yang telah selesai isolasi berjumlah 19.073 kasus.

“Kita melakukan upaya, agar jangan sampai terjadi seperti jawa. Sebetulnya Covid-19 ini rumusnya pertama 5 M, pastikan semua masyarakat 5 M, tidak berkerumun, tidak jalan-jalan ketempat wisata, pakai masker dan lainnya. Kalau dilakukan selesai urusan, maka gubernur menegaskan dalam penerapan prokes,” ungkap Fahrizal.

Selain itu, Dinkes Provinsi Lampung juga meminta seluruh kabupaten/kota untuk perluas surveilans, untuk melakukan tracing, dan di desa memanfaatkan dana desa untuk membantu isolasi warga setempat.

” Tadi penekanan-penekanan saja, PPKM di desa, maka pengendalian yang kuat harus bupati, camat, maka gubernur menyampaikan itu. Oleh karena tidak mungkin provinsi sampai desa, kita mengkoordinasikan saja, mengingatkan, dana desa disiapkan 8% digunakan sebagai ketentuan untuk Covid-19,” tandasnya. (rma/wdi)




  • Bagikan