Apa Kabar Dugaan Pemerkosaan ODGJ? Begini Penjelasan Kasat Reskrim

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO NET

RADARLAMPUNG.CO.ID – Tindakan asusila yang diduga dilakukan dua pria tak dikenal kepada seorang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di tugu Durian, Sukadanaham, Tanjungakarang Barat, Bandarlampung, pada 11 Juni 2021 dini hari lalu, belum menemukan titik terang.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Bandarlampung Kompol Resky Maulana mengatakan, untuk saat ini anggota masih harus mencari fakta kebenaran peristiwa guna menangani hal tersebut.

Terlebih, minimnya saksi di lapangan dan korban yang merupakan wanita pengidap gangguan jiwa. “Yang jelas perlu adanya penyelidikan untuk mengumpulkan fakta-fakta kebenaran yang ada di lapangan seperti apa,” katanya.

Dia juga mengatakan, lantaran yang menjadi korban merupakan ODGJ, hingga saat ini menurutnya belum ada pihak yang melaporkan hal tersebut guna ditangani secara hukum.

“Karena yang menjadi korban di sini merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), jadi memang belum ada laporan yang masuk,” tambahnya.

Baca Juga:   Ada Kendala Soal BLT, Masyarakat Bisa Lapor Bhabinkamtibmas

Resky mengatakan, temuan semacam ini bisa saja ditangani pihak kepolisian jika yang menjadi korban merupakan anak di bawah umur. Namun, korban yang merupakan ODGJ tersebut diduga berusia sekitar 20 hingga 25 tahunal.

“Kalau korban berada di bawah umur, mungkin bisa langsung ditangani. Tapi kendalanya di sini kalau korban berusia dewasa dan juga sulit dimintai keterangan. Ini merupakan hal baru juga untuk kita,” pungkasnya.

Ya, kejadian tersebut sempat terekam kemera pantau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) milik Polresta Bandarlampung, sekitar pukul 2.45 WIB. Dalam rekaman kamera pantau memperlihatkan dua pria tidak dikenal bersama seorang wanita yang berada tepat di dalam area tugu Duren (di balik tanaman rimbu di sekitar tugu Duren).

Baca Juga:   Alay Ajukan Peninjauan Kembali

Seorang pria dengan jaket hitam dan pria lain dengan jaket dan celana krem terlihat sedang memegangi wanita tersebut. Keduanya juga terlihat meruda paksa wanita dengan ODGJ tersebut secara bergantian.

Setelah puas melakukan aksinya, keduanya kemudian meninggalkan wanita berpakaian coklat muda tersebut di lokasi kejadian dan kabur.

Seorang warga sekitar bernama Hamka (51), yang merupakan juru parkir minimarket di sekitar lokasi kejadian mengatakan, dirinya memang sempat melihat wanita dengan ODGJ tersebut di sekitar tempatnya bekerja.

Dia juga mengatakan, wanita tersebut sempat beriteraksi dengan warga sekitar meski bicaranya agak ngawur. “Memang sering kelihatan di sini. Tapi (gila, red) belum parah, karena masih bisa diajak ngobrol,” tambahnya, Jumat (25/6).

Sambung dia, selang dua hari setelah kejadian tersebut, mereka juga masih sempat melihat wanita tersebut di sekitar lokasi kejadian. (ega/sur)




  • Bagikan