Apa Kabar Pembelajaran Tatap Muka? Begini Kata Kepala Disdikbud Lampung 

  • Bagikan
Kepala Disdikbud Lampung Sulpakar. FOTO RIMADANI EKA MARETA/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pembelajaran tatap muka (PTM) yang rencananya digelar Juli mendatang, sejauh ini tidak terpengaruh Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, yang sejak bulan lalu diterapkan di Lampung.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Sulpakar. Menurutnya, pelaksanaan PTM pada Juli mendatang dilakukan masih mengacu pada surat keputusan bersama (SKB) empat menteri: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri, tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

“Kita tetap komitmen dengan SKB 4 Menteri, bahwa tatap muka akan dilakukan pada tahun ajaran baru yang ditetapkan daerah masing-masing. Kita sekarang mempersiapkan itu,” jelas Sulpakar.

Baca Juga:   Modus Baru Pengedar Narkoba : Sabu Tidak Lagi Ditunggu, Tapi Dijemput

Sulpakar mengatakan, sementara ini pihaknya masih menunggu jika ada aturan yang diperbaharui mengenai penerapan PTM pada Juli mendatang. Namun, Lampung tetap akan mengacu pada model pembelajaran dengan dua pola, tatap muka terbatas dan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Terkait ada ketetapan yang lain, akan kita patuhi. Jadi sekarang tetap mengacu pada SKB 4 Menteri bahwa kita akan menggelar dengan dua pola tatap muka. Yaitu tatap muka terbatas dan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Jadi kami tidak menutup juga kalau ortu minta jarak jauh ya tidak apa-apa, tapi sekarang komitmen tatap muka,” tambahnya.

Dia pun berharap, pelaksanaan PTN pada Juli mendatang diharapkan Covid-19 sudah berangsur hilang. Sehingga pembelajaran siswa masih bisa terus berjalan.

Baca Juga:   Kantor Inspektorat Way Kanan 'Lockdown'

“Mudah-mudahan Juli corona sudah selesai, kita harus tetap optimis bahwa PTM tatap muka 2021/2022 dilaksanakan di Lampung. Anak-anak sudah rindu sekolah, orang tua juga ingin anak-anak kembali sekolah,” tandasnya. (rma/sur)



  • Bagikan