Apa Kabar Perkara ASN Viral? Ini Penjelasan Kasatreskrim

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Satreskrim Polresta Bandarlampung segera melakukan pra rekonstruksi, terkait perkara yang menjarat Arfan, oknum ASN yang viral usai mengamuk di lapak penjual bubur ayam, beberapa waktu lalu.

Ya, Arfan dilaporkan Ramadhiyan Eka Saputra alias Ustad Royan, sesama konsumen bubur ayam setelah mengamuk di Jl. ZA. Pagar Alam, Bandarlampung.


Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol Resky Maulana mengatakan, pra rekonstruksi tersebut digelar untuk menentukan pasal tindak pidana yang mungkin telah dilanggar Arfan.

Saat ini, pihaknya telah menjadwalkan pelaksnaan pra rekonstruksi tersebut agar dapat dilakukan sesegera mungkin.

“Pra rekonstruksi itu akan dilakukan untuk membantu anggota menentukan pasal mana yang tepat. Apakah itu pasal 335 KUHP atau jika ada pasal lainnya,” katanya.

Baca Juga:   Mantan Jaksa KPK Tangani Perkara Benih Jagung Mantan Pejabat Pemprov Lampung

Hal lain yang disampaikan Resky, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Arfan sempat membatah tuduhan bahwa dirinya telah melemparkan batu ke arah pelapor.

Hal tersebut disampaikan Arfan dalam sesi klarifikasi yang telah dilakukan beberapa waktu lalu.

“Sementara, terlapor (Arfan, red) membantah bahwa sudah melemparkan batu. Maka kita gelar pra rekon tersebut untuk melihat fakta kejadian di lapangan,” tandasnya.

Diketahui, perselisihan antara Arfan dan Royan yang merupakan sesama pembeli bubur ayam itu bermula saat Arfan mengamuk di lapak bubur ayam, di Jl. ZA. Pagar Alam, Bandarlampung, 12 Agustus, lalu.

Hal itu dipicu lantaran bubur ayam pesanan Arfan tak kunjung datang. Emosi, Arfan lantas marah-marah pada pegadang bubur.

Baca Juga:   Polres Masih Proses Kasus Penganiayaan oleh Oknum Disdukcapil

Melihat hal tersebut, Royan yang saat itu juga sedang membeli bubur ayam lantas menegur Arfan karena merasa tindakan Arfan tersebut tidak pantas. Namun, Arfan justru tersinggung dan semakin naik pitam.

Aksi Arfan yang sedang mengamuk itu sempat viral di media sosial, setelah Royan merekam kejadian tersebut menggunakan kamera ponselnya. Dalam video tersebut, Arfan sempat membuat gestur seolah melemparkan sesuatu pada Royan.

Usai kejadian tersebut, Royan kemudian memutuskan melaporkan Arfan ke Polresta Bandarlampung atas tuduhan perbuatan tidak menyenangkan. (ega/sur)




  • Bagikan