Apa Penyebab Ayah-Anak Itu Tewas?

  • Bagikan
Warga mendatangi kediaman Bustori (53) dan anak angkatnya Tegar (5) di Desa Cimanuk, Kecamatan Waylima, Pesawaran yang ditemukan tewas Kamis (30/5). FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Tewasnya Bustori (53) dan Tegar (5), meninggalkan duka mendalam, sekaligus tanda tanya bagi pihak keluarga. Pasalnya sepengetahuan keluarga, korban tidak pernah terlibat masalah apapun dengan seseorang

Menurut Bustomi (62), kakak Bustori, peristiwa itu kali pertama diketahui Amat Suhaili, adik kandungnya. “Awalnya adek (Amat Suhaili, Red) pengen ngebangunin dia (Bustori, Red). Karena udah siang, kok nggak bangun-bangun. Tapi diketok-ketok dan dipanggil tidak ada suara. Lalu Amat masuk dengan melompati tembok bagian belakang. Begitu diintip lewat jendela kamar, dia (Bustori, Red) sudah tergeletak,” kata Bustomi.

Lelaki yang tinggal berdampingan dengan Bustori ini mengaku selama ini adiknya tidak memiliki musuh. Bustori memang tinggal bersama anak angkatnya.

Nggak pernah cerita kalau adek saya semisalnya ada masalah. Dari semalam juga tidak terdengar kegaduhan. Nggak mungkin kalau nggak kedengaran. Kan, rumah kami berdampingan,” ucapnya.

Karena itu keluarga berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap penyebab kematian ayah dan anak itu. “Kita berharap polisi segera mengungkap peristiwa ini. Kalau memang mereka dibunuh, tangkap pelakunya,” tegasnya. (ozi/ais)




  • Bagikan