Apakah Kesamaan Nama Jalan Perlu Dirubah?

  • Bagikan
Kasubbag Otonomi Daerah Bagian Pemerintahan Pemkot Bandarlampung Paulus Yudo. Foto Aprohan Saputra/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Ketika kita mengunjungi suatu gang atau jalan, sering kita temui beberapa nama jalan dan gang yang sama. Namun, bagaimana ketentuannya terkait hal tersebut?

Setidaknya, Radar Lampung menemukan tiga nama jalan yang sama pada tiga wilayah di Kota Tapis Berseri, yakni Jalan Sri Kresna Sawah Brebes, Sri Kresna Labuhan Dalam, dan Sri Kresna Rajabasa Jaya.

Kasubbag Otonomi Daerah Bagian Pemerintahan Pemkot Bandarlampung Paulus Yudo mengatakan, hal tersebut tidaklah melanggar apapun, alias diperbolehkan. Selagi nama jalan atau gang itu masih bisa dibedakan.

“Tapi kalau bisa nama jalannya beda-beda, lebih unik dan kreatif,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/9).

Baca Juga:   "PILIH MASKER ATAU KAPAS?"

Diakuinya, di Bandarlampung banyak nama-nama jalan dan gang yang sama persis. Dan, bila memang ada kelurahan yang ingin perubahan nama dapat melakukan pengajuan ke pihaknya.

Berdasarkan catatan tahun 2019 ada dua jalan mengalami perubahan karena dilakukan penggalan, yakni Jalan Kamboja dipecah dengan nama jalan baru Jl. Drs. Hi. A. Nurdin Muhayat ruas jalan dari Jl. Radin Inten s.d. Jl. Hayam Wuruk.

Kemudian, Jl. Dr. Harun II dipecah dengan penambahan jalan baru Jl. Drs. Hi. Fauzi Saleh ruas jalan dari Jl. Gajah Mada s.d. Jl. Hi. Said. (apr/sur)




  • Bagikan