APINDO-FP Unila Kolaborasi Ciptakan Edukasi Wisata Agro Terlengkap di Lampung

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Lampung, menjadi salah satu provinsi yang mendukung berbagai suplai kebutuhan pertanian secara nasional. Bahkan untuk produksi pertanian, Lampung menjadi Provinsi dengan predikat lokomotif pertanian. Sementara Lampung juga menjadi lumbung ternak.

Potensi yang berlimpah ini, membuat Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung langsung tancap gas dengan berkolaborasi bersama Fakultas Pertanian Universitas Lampung untuk menciptakan Edukasi Wisata pertanian yang lengkap, mulai dari Pertanian, Perikanan, Peternakan, dan Perkebunan.

Ketua DPP Apindo Lampung, Ary Meizari Alfian pun telah mengunjungi langsung lokasi milik FP Unila yang saat ini dikembangkan diberbagai sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan. Ary juga melihat langsung Laboratorium Lapang Terpadu Pertanian milik Unila, di mana rencana lokasi pembangunan edukasi wisata tersebut dilakukan.

Baca Juga:   Ketua FRPKB, Prof. Dr. Karomani, M.Si jadi Narasumber pada Dirjen Poktan Kemenhan RI

“Jadi hari ini, dalam kunjungan untuk melihat lokasi yang direncanakan tidak lanjut dari pada pertemuan sebelumnya di gedung Dekan Pertanian. Di mana kita mencoba dari para pelaku usaha ini berkolaborasi dengan dunia pendidikan,” ungkap Ary.

Ary menegaskan, dari pertemuan awal telah banyak berbincang dengan Dekan FP Unila, Prof Irwan Sukri Banua, didapatlah Kesepakatan untuk mengerjakan sesuatu bersama dalam waktu segera. Di mana, pemanfaatan wisata pertanian ini memanfaatkan lahan milik FP Unila yang saat ini sudah tersedia.

“Jadi, yang coba kita tawarkan bagaimana supaya ini menjadi tempat edukasi wisata yang baik untuk pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan. Yang sedang kita coba jajaki, Apindo akan berkerja sama dengan stakeholder apa yang bisa mereka lakukan agar bisa memaksimalkan potensi yang ada,” tambahnya.

Baca Juga:   Senin, Pendaftaran PPDB SMA/SMK Masih Terapkan Luring dan Daring

Nantinya, tambah Ary, edukasi wisata ini bisa menunjukkan potensi Lampung sebagai lumbung pangan nasional, sehingga sebaiknya harus ada percontohan di mana orang bisa melihat langsung sambil belajar.

“Ini pertama di Lampung yang lengkap, pertanian perkebunan perikanan dan peternakan. Mungkin kalau di Lampung sudah banyak wisata agro, menurut saya kurang maksimal karena hanya musiman. Untuk itu, ini kamu buat bagaimana bisa terus berkelanjutan. Jadi setiap hari, setiap bulan akan bisa menghasilkan. Tata kelola penanaman, sehingga setiap bulan bisa terus muncul, agar bisa memajukan untuk pariwisata,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Dekan FP Unila, Prof Irwan Sukri Banua, siap berkolaborasi dengan adanya gagasan Apindo.

Baca Juga:   Polda Lampung Perintahkan Jajaran untuk Percepat Vaksinasi Masyarakat

Prof Irwan menyebut, sebagai orang yang berada didunia Pendidikan tentu memiliki misi pertanian dalam arti luas bisa menjadi role model bagi pendidikan pertanian. Diantaranya bagaimana pertanian bisa diaktualisasikan show window diberbagai cabang ilmu.

“Nah inilah tempat kita, laboratorium lapang terpadu, selain pendidikan tapi juga show window berbagai aktifitas pertanian dan jadi early agro education, artinya bagaimana memperkenalkan bidang pertanian sejak dini. Misalnya ternyata bidang pertanian tidak kumuh, bisa menjadi profesi. Dan insyaallah adanya kerjasama antara FP Unila dan Kawan-kawan apindo bisa dijadikan sebagai program khusus bagi Lampung sebagai lokomotif pertanian nasional, juga Lampung menjadi lumbung ternak nasional,” tandasnya. (rma/yud)



  • Bagikan