Asik Menangkap Ikan, Pria Ini Nyaris Jadi Santapan Buaya

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Sedang asik menangkap ikan, Tukirin (49) warga desa Braja Yekti, Lampung Timur justru harus bernasib sial lantaran nyaris menjadi santapan seekor buaya di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur.

Akibatnya, Tukirin yang sempat dilarikan ke klinik kesehatan terdekat akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Bandarlampung, guna mendapatkan perawatan yang lebih intensi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut terjadi pada Jumat (18/6) sekitar pukul 23.00 wib. Diketahui Tukirin pergi menangkap ikan bersama Yadi (38), adik iparnya, di sungai sekitar TNWK.

Saat itu, Tukirin yang hendak mengambil tangkapan ikan di dalam bubu (alat tradisional untuk menangkap ikan) tidak menyadari ada seekor buaya yang mendekat.

Baca Juga:   Ingin Follower Bertambah, Motif Oknum Guru Sebar Hoaks Video Kerusuhan Metro

Buaya tersebut lantas langsung menerkam tangan korban dan sempat menyeretnya masuk ke dalam sungai. Beruntun, Yadi menyadari hal tersebut, langsung bergerak cepat untuk menyelamat korban dengan mukul buaya menggunakan sebalok kayu.

Meski berhasil selamat, Tukirin diketahui mengalami sejumlah luka berat. Yakni patah tulang di bagian tangan kanan.

Tukirin mengalami patah tulang antara bahu dan siku-siku, serta tulang antara siku-siku dan telapak tangan. Adapula luka pada bagian kepala kiri yang diakibatkan oleh serangan buaya.

Yuliati, istri korban mengatakan, sebelumnya korban sempat dibawa ke Rumah Sajit AKA Medika Sribhawono, Lampung Timur. Di sana, suaminya diberikan pertolongan pertama serta gips untuk tangan yang patah.

Baca Juga:   Supir Mobil Meninggal, Polisi Temui Jalan Buntu

“Dari sana sudah dikasih obat terus dikasih gios. Tapi kemudian dirujuk ke sini (RS Urip Sumoharjo). Sampai di sini langsung ditangani untuk operasi patah dan lain-lain,” tandasnya. (Ega/yud)




  • Bagikan