Asvi Maphilindo Volta Meninggal Dunia, Yusuf Barusman: KONI Lampung Kehilangan Putra Terbaik

  • Bagikan
Asvi Maphilindo Volta. Foto Dok. Radar Lampung

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kabar duka datang dari dunia olahraga di Lampung. Ketua Pengurus Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Lampung Asvi Maphilindo Volta meninggal dunia, Minggu (11/7).

Inalillahi wainnailaihi rojiun telah meninggal dunia ketua PENGPROV PERTINA LAMPUNG Bp. *Asvi Maphilindo Volta, SH* malam ini di RS immanuel krn serangan jantung, jika ada kesalahan mohon dimaafkan …kami yg berduka Abd Gani Siregar , Piter S Hari, Supriyadi dan segenap insan PERTINA Lampung.” Demikian bunyi broadcast yang diterima Radarlampung.co.id.

Kesedihan mendalam diungkapkan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung Prof. Yusuf Sulfarano Barusman, saat mendengar kabar duka wafatnya notaris senior di Bandarlampung tersebut. Beberapa waktu sebelumnya KONI Lampung juga ditinggal oleh Wakil Ketua Umum I Bidang Organisasi Prof. Sunarto.

Kepada Radarlampung.co.id, Yusuf Barusman mengatakan bahwa almarhum merupakan sosok yang sangat mendukung perkembangan dan kemajuan olahraga di Lampung. Ini dibuktikannya dengan terjun langsung menjadi pengurus cabang olahraga dan juga aktif di KONI Lampung.

Dan, Asvi Maphilindo Volta selain sebagai Ketua Pertina Lampung, ia juga menjadi pengurus KONI Lampung di Bidang Organisasi.

“Ya, beliau tokoh yang aktif membina olahraga Lampung,” ujarnya. Terlebih saat menjabat Ketua Pertina Lampung, Asvi menurut Yusuf juga dikenal perhatian dengan atletnya. “Sebagai ketua Pertina, beliau sangat perhatian meningkatkan prestasi atlit. Dan sangat supportive dan koordinatif dengan KONI,” sambungnya.

Lebih jauh Yusuf mengatakan bahwa secara pribadi dia menyatakan kesedihan yang sangat mendalam.

“Di saat kami harus berjuang mengembalikan olahraga Lampung di masa kejayaannya, kami ditinggal dua sahabat dan teman seperjuangan. Prof. Narto dan Bang Asvi punya peran sangat baik di KONI Lampung. Bang Asvi juga sedang membangun tinju Lampung untuk bangkit dan berjaya di tingkat nasional. Semoga perjuangan beliau berdua mendapatkan balasan dari Allah,” tambahnya.

Yusuf mengatakan, telah dekatnya masa pertandingan PON Papua, juga mengingatkan seluruh komponen KONI Lampung dan pengurus cabang olahraga lolos PON agar fokus untuk menatap Papua.

“Banyak sekali cobaan kita hadapi, dalam situasi pandemi Covid-19 seperti ini, kita kehilangan dua sahabat baik yang juga punya cita-cita yang sama dengan kita semua. Mari kita tetap fokus dalam hitungan hari ke Papua.” pesannya. (nca/sur)




  • Bagikan