Atribut TNI Gadungan Dibeli dari Bandung

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Dandim 0410 Bandarlampung, Letkol Arm Didik Harmono mengatakan, pengakuan Hasanudin yang mengaku sebagai anggota TNI berpangkat mayor, dia mendapat seragam dan atribut TNI dengan cara membeli.

“Dia bilang katanya seragam dan atribut TNI itu dibelinya dari Bandung. Sementara untuk kartu anggota tidak ada, dia hanya menggunakan atribut TNI berpangkat Mayor saja,” ujarnya kepada radar Lampung.co.id, Rabu (9/5).

Terkait seragam dan atribut TNI
didapatnya harus menggunakan kartu anggota, lanjut Didik, pihaknya akan menyelidiki.

“Kami masih menyelidiki kok dia bisa dapat itu, apakah dia mengaku sebagai anggota TNI atau sebagai apa gitu,” jelasnya.

Dengan adanya anggota TNI gadungan tersebut, dia menghimbau kepada masyarakat jangan sampai tertipu dengan TNI gadungan dan meminta kepada masyarakat jangan sungkan untuk melapor.

Baca Juga:   Penampakan Napi Risiko Tinggi Lampung Dipindah ke Nusa Kambangan

“Misalnya kalau ada hal-hal seseorang menggunakan atribut TNI yang mencurigakan dan sebagainya jangan sungkan-sungkan untuk melapor, apalagi terlihat gayanya bukan seperti TNI, karena dilingkungan masyarakat sendiri ada Bhabinsa, ada Danramil, Bhabinkamtibmas, dan Polsek, kalau ada yang mencurigakan dan membuat resah silankan laporan,” imbaunya.

Diberitakan sebelumnya, Demi menggaet wanita pujaan hatinya, Hasanudin (52) warga Jalan Baru, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung ini berpura-pura menjadi anggota TNI AD berpangkat mayor.

Akibat perbuatannya tersebut Hasanudin diamakan anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 0410 Bandarlampung di depan Markas Komando Rayon Militer (Koramil) 4105 Tanjungkarang Pusat, Senin malam (7/5). (ndi/gus)




  • Bagikan