Lambar  

Awasi Penggunaan Dana Desa lewat Siswaskeudes


Pagu Anggaran Dana Desa 2022 untuk Desa di Pesawaran Rp155 M
ILUSTRASI/FOTO NET

RADARLAMPUNG.CO.ID – Transformasi birokrasi, khususnya di bidang pengawasan keuangan desa akan dilakukan Inspektorat Lampung Barat. Dari cara-cara konvensional, beralih ke sistem digital, melalui Sistem Pengawasan Keuangan Desa (Siswaskeudes).

Inspektur Lambar Nukman MS mengungkapkan, sejalan dengan transformasi birokrasi, maka bidang pengawasan tidak boleh ketinggalan dan harus mengikuti dinamika tersebut.





Karenanya, Siswaskeudes menjadi pilihan dan sudah banyak diterapkan oleh daerah-daerah lain.

”Siswaskeudes sebagai aplikasi baru yang efektif, efisien dan memudahkan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dalam memantau dan mengawasi penggunaan dana desa. Apalagi Lambar memiliki 131 pekon ditambah lima kelurahan. Sementara jumlah sumber daya manusia (SDM) terbatas,” kata Nukman didampingi Sekretaris Inspektorat Ahmad Syukri, Senin (12/4).

APIP, terus Nukman, memiliki tanggung jawab besar dalam konteks pengawasan penggunaan dana desa. Karena itu penting memanfaatkan aplikasi Siwaskeudes.

”Dengan aplikasi ini, tim tidak harus turun ke pekon untuk memeriksa administrasi. Tinggal melalui Siswaskeudes. Artinya bisa meminimalisir waktu dalam mensortir serta mencegah secara dini hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya. (nop/ais)