Ayah Bejat ! Anak Kandung Diperkosa

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO NET

radarlampung.co.id-Dugaan pemerkosaan anak kandung terjadi Tiyuh Kibang Budijaya, Kecamatan Lambukibang, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba).

Er (38) diduga telah memperkosa DP (17) putri kandungnya sendiri Sabtu (13/7). Berdasarkan informasi yang dihimpun radarlampung.co.id. ketika itu korban bangun sekira pukul 03.00 WIB lantaran hendak memasak sebagai bekal berangkat bekerja pagi.

Karenanya korban ke dapur dan ternyata gas kompor habis. Lalu DP , mengatakan kepada JU, ibunya, bahwa gas kompor habis. Mendengar penjelasan tersebut, JU mengira bahwa anaknya kembali tidur.

Namun ternyata korban menyetrika baju di depan TV. Sekitar pukul 5.30 WIB er keluar dari kamar dan melihat korban sedang menyetrika baju.

Saat itulah tersangka mendorong pundak korban hingga terlentang, lalu tersangka mengancam akan membunuh korban jika berteriak. Tersangka pun langsung memperkosa DP.

Baca Juga:   BUMN Bantu Sulap Wisma Haji Rajabasa Jadi RS Darurat Covid-19

Tidak lama kemudian ibu korban bangun dan melihat tersangka dengan korban sedang melakukan hubungan badan.

Lalu ibu korban berteriak dan menghubungi keluarganya, setelah itu keluarga korban dan ibu tersangka datang ke tempat kejadian.

Di tempat tersebut ibu tersangka sempat pingsan melihat kejadian tersebut. Dikarenakan pingsan, lalu tersangka sempat mengantarkan ibunya pulang. Setelah itu tersangka kabur dan keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lambu Kibang.

Sekira pukul 21.30 WIB, Sutarno warga setempat melihat tersangka bersembunyi di belakang rumah tepatnya di kebun. Kemudian ia menghubungi RK dan membawa ke rumah RK setempat. Pada pukul 22.30 WIB tersangka dibawa ke Polsek Lambukibang oleh anggota Polsek Aipda Abdul Sani dan tokoh masyarakat guna menghindari amukan massa.

Baca Juga:   Tujuh Daerah di Lampung Ini Berstatus Zona Merah Covid-19

Kapolres Tuba, AKBP. Syaiful Wahyudi membenarkan kasus tersebut.  Saat ini, lanjutnya, penyidik tengah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.(fei/wdi)




  • Bagikan