Ayo, Cegah Penyalahgunaan Narkoba dengan Terapkan Nilai-nilai Pancasila

  • Bagikan
Anggota DPRD Bandarlampung Sri Ningsih Djamsari menjadi keynote speaker pada seminar Pancasila Dalam Tindakan Menuju Indonesia Maju, Bersama Kita Mencegah Penyalahgunaan Narkoba, di Korpri Jaya, Sukarame, Rabu (23/6) siang. Foto Dok. Pribadi For Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pancasila merupakan ideologi negara yang disepakati sebagai dasar penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pengamalan nilai-nilai pancasila tentunya akan membawa pada perkembangan kehidupan masyarakat yang berketuhanan, berperi-kemanusiaan, bersatu, berkerakyatan, dan berkeadilan.

Demikian ditegaskan anggota DPRD Bandarlampung Sri Ningsih Djamsari selaku keynote speaker pada seminar Pancasila Dalam Tindakan Menuju Indonesia Maju, Bersama Kita Mencegah Penyalahgunaan Narkoba, di Korpri Jaya, Sukarame, Rabu (23/6) siang.

Politisi PDI Perjuangan ini menuturkan, lunturnya pengamalan nilai-nilai dasar Pancasila dapat menyebabkan berbagai tindakan yang dapat mengancam seluruh lini kehidupan. Salah satunya adalah penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.

“Sampai hari ini, penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman besar bagi bangsa Indonesia. Tidak hanya merusak perkembangan mental secara pribadi, kondisi ini tentunya menyebabkan kerusakan jangka panjang bagi bangsa dan Negara Indonesia,” ucap Sri.

Oleh sebab itu, tegas dia, internalisasi nilai-nilai pancasila di kalangan remaja dirasa sangat diperlukan, agar sikap dan perilaku para remaja senantiasa dijiwai nilai-nilai luhur Pancasila. “Kita bukan hanya dituntut menghafal butir-butir Pancasila. Tetapi kita harus mengetahui dan memahami ideologi Pancasila, sehingga apa yang dicita-citakan funding father kita dapat terwujud, yaitu indonesia makmur dan sejahtera,” tegas Sri pada acara yang digelar dalam rangka Memperingati Bulan Bung Karno dan Hari Lahir Pancasila tersebut.

Baca Juga:   Perihal PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Tunggu Inmedagri dan Ingub

Pada seminar yang dihadiri puluhan mahasiswa dengan tetap menerapkan protokol kesehatan tersebut, Kapolsek Sukarame Kompol Warsito yang juga menjadi pembicara menuturkan, nilai Pancasila menegaskan bahwa kita sebagai umat beragama, selain mengabdi dan menyembah kepada tuhan, tapi juga harus rendah hati. Saling menghargai satu sama lain. Tanpa memandang status sosial.

Tidak lupa, turut menanamkan nilai keselarasan yang juga tertanam dalam Pancasila. “Mau tidak mau kita harus menghargai perbedaan, kalau masing-masing memiliki egosektoral, keluarga pun akan pecah, apalagi bangsa. Kita tidak boleh memaksakan kehendak,” tegasnya.

Yang juga bersinggungan dengan makna nilai Pancasila mencegah peredaran narkoba menurutnya adalah adanya kandungan nilai kerakyatan. Di mana, semua rakyat Indonesia bertugas mengisi pembangunan. Sejak dini mempersiapkan diri dan mental untuk menghadapi masalah generasi akan datang. “Seperti dengan sejak dini tidak mendekati narkoba, tidak dekat dengan teman yang memakai narkoba, dan jangan mendatangi tempat yang terjadi transaksi atau aktivitas terkait narkoba,” tandasnya.

Baca Juga:   Ratusan Warga Geruduk Gerai Vaksinasi Pizza Hut

Ketua Pelaksana Kegiatan Suhendar yang juga tokoh pemuda setempat menambahkan, tidak bisa dipungkiri penyebaran narkoba saat ini makin menjadi-jadi. Sehingga, adanya seminar seperti ini sangat diperlukan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya kalangan anak muda tentang bahaya narkoba.

“Jadi memang harapan kita, bukan hanya ucapan yang kita dapatkan, tapi juga dorongan edukasi seperti ini bawa narkoba itu benar-benar berbahaya. Sehingga kita semua dapat terhindar dari dampak penyalahgunaan narkotika,” ucapnya.

Senada, Lurah Korpri Jaya Joni pun mengapresiasi adanya seminar tersebut. “Saya rasa seminar seperti ini sangat bermanfaat. Karena dapat makin memotivasi dan mencegah anak muda di sini untuk menjauhi narkoba. Karena narkoba dapat merusak mereka selaku  generasi penerus bangsa,” pungkasnya. (rls/sur)




  • Bagikan