Ayo Dermawan! Bantu Penjual Bubur Sumsum Ini..


HANYA bisa terbaring lemah. Tatapan mata hampa dengan wajah pucat dan bibir membiru. Suaranya lirih. Tulang-tulang di tubuh tak lagi terbungkus daging dan sulit digerakkan..

Potret menyedihkan itu dialami oleh Sabiis (45) warga Jalan Dr. Harun II, Gang Swadaya, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandarlampung ini.





Di kamarnya, tubuh Sabiis kurus kering akibat penyakit komplikasi yang dideritanya. Bahkan kedua kakinya sendiripun tak mampu menopang tubuhnya sehingga ia terpaksa berbaring di atas kasur.

Asnawati (44), istri Sabiis menceritakan, tubuh suaminya kian parah dikarenakan sakit komplikasi yang dideritanya sudah menahun. Namun, paling parah beberapa bulan terakhir ini.

“Mulai parah tiga bulan terakhir ini. Dia sakit komplikasi batu ginjal, paru-paru, jantung dan darah tinggi. Sudah sejak setahun lalu,” katanya kepada radarlampung.co.id, Jumat (30/3) malam.

Ia mengatakan, sudah beberapa kali melakukan pengobatan untuk kesembuhan sang suaminya itu. Namun, meskipun sudah berobat kondisinya tidak juga berubah.

“Dari ke Puskesmas, pengobatan alternatif hingga di Rumah Sakit kondisinya masih seprti ini. Terakhir di rawat di Ruang Melati, Rumah Sakit Umum Daerah Abduk Moeloek (RSUDAM) selama satu minggu. Namun, di Rumah Sakit suka menjerit-jerit, bahkan ngomongnya sering ngwur katanya ada setan turun semua mendatanginya. Terus dia juga selalu minta pulang, jadi saya bingung dan terpaksa saya bawa pulang,” terangnya.

Ia menambahkan, faktor ekonomi salah satu juga membuat dirinya harus merawat suami di rumah semi permanen yang dikontraknya itu. Penghasilannya sebagai pembantu rumah tangga hanya cukup untuk membayar kontrakan. Pun juga untuk makan sehari-hari.

“Anak saya ada tiga yang dua sudah nikah, kalau dirawat di Rumah Sakit juga kasihan gak ada yang menunggu. Saya pasrah dengan kondisi suami saya, jika mau diambil silakan ya Allah. Dari pada tersiksa suami saya. Tapi, saya juga berharap bisa sembuh agar bisa bantu keluarga lagi menjual bubur sumsum keliling,” tuturnya.(adm/gus)