Badak Lampung FC Lepas Pelatih, Begini Saran Balafans

  • Bagikan

Radarlampung.co.id – Badak Lampung FC resmi melepas Rafael Berges sebagai pelatih.

Keputusan ini, diumumkan Laskar Saburai julukan Badak Lampung di Instagram. Teghima kasih Boss @rafael_berges_marin. Sampai jumpa di lain kesempatan. Banii. Postingan ini mendapat lebih dari 300 komentar.


Sebagian netizen menyayangkan dilepasnya Rafael Berges. “Otw Liga 3,” tulis akun @Ripalsaputra di kolom komentar. Tetapi, ada juga yang tetap mendukung keputusan manajemen. “Tenang, nunggu kejutan dari manajemen BLFC ya,” tulis akun bernama irvan_nuari.

Sebelumnya, di postingan lain, Badak Lampung juga mengumumkan melepas empat pemain. Mereka adalah Aldino Herdianto, Fajar Handika, Suhandi dan Wira Satria. Total, sudah ada 11 pemain yang resmi tidak lagi berseragam Badak Lampung FC.

Ketua Balafans Lampung, Aviv Hidayat berkomentar terkait banyaknya pemain Badak Lampung FC yang dilepas. Menurutnya, ini karena kontrak para pemain yang sudah habis. “Apalagi kepastian bergulirnya Liga 2 juga belum disampaikan secara resmi baik dari PT LIB, PSSI, dan kepolisian,” katanya.

Dari pembicaraannya dengan manajer tim, Dany Aulia beberapa waktu lalu. Diketahui, sebenarnya negosiasi dengan pemain masih berjalan. “Tetapi mungkin sebagian pemain sudah pindah klub karena tidak cocok atau tidak ada kesepakatan dari kontrak,” sambungnya.

Ia juga menyayangkan, manajemen melepas Rafael Berges sebagai pelatih. “Tapi informasinya juga Liga 2 tahun ini tanpa pelatih asing,” kata Aviv.

Tahun ini, kata Aviv Badak tidak segemerlap tahun lalu. Sebab, manajemen akan memaksimalkan U-19. Sedangkan Balafans, memberikan saran agar menggunakan jasa pelatih lokal. “Yang lokal juga masih banyak yang bagus,” bebernya.

Saran lain, manajemen segera menyampaikan perkembangan persiapan tim. “Jangan kecewakan fans BLFC yang sudah terlanjur cinta dengan klub ini. Sedikit terbuka untuk informasi akan jadi kebaikan bersama, mungkin ini saatnya kita semua bergandeng tangan untuk kemajuan sepak bola Lampung. Seluruh stakeholder harus melek mata dan melek hati untuk ini. Termasuk pemerintah, pengusaha, dan masyarakat harus berani untuk ambil bagian demi kemajuan sepak bola Lampung,” tandasnya.(nca/yud)




  • Bagikan