Badak Lampung Genjot Fisik Pemain

  • Bagikan
Pemain Badak Lampung FC melakukan tes fisik di stadion Sumpah Pemuda, Selasa (24/8). Foto Rizky Panchanov/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Badak Lampung FC menggenjot latihan fisik 30 pemain mereka di Stadion Sumpah Pemuda, PKOR, Selasa (24/8). Latihan fisik ini dilakukan karena adanya penurunan sejak tim diliburkan akibat PPKM dan tidak ada kejelasan.

Pelatih Badak Lampung FC Budiarjo Thalib ditemui usai sesi latihan mengatakan, dari hasil uji coba melawan klub lokal asal Natar, Football Tour FC pada Sabtu (21/8) lalu, ada beberapa hal yang ia evaluasi –salah satunya ketahanan fisik.


“Kalau irama permainan sudah bagus. Ketahanan fisiknya saja yang kurang,” ujarnya. Fisik para pemain yang kurang bagus terlihat ketika terjadinya transisi dari menyerang ke bertahan atau sebaliknya. “Mereka terlihat lambat menempatkan posisinya ketika terjadi transisi,” bebernya.

Mantan pelatih Sriwijaya FC ini menilai wajar penurunan kondisi fisik tersebut. Sebab setelah libur panjang, pemain langsung dihadapkan dengan laga uji coba.

Dengan catatan tersebut, dirinya kemudian mengadakan peningkatan ketahanan fisik. “Endurance dan speed-nya kita perbaiki,” tandasnya.

Pantauan Radar Lampung, 30 pemain tersebut diminta tim kepelatihan untuk berlari. Hanya satu pemain yang tidak terlihat, yakni Januar Eka Ramadhan. Striker Badak Lampung tersebut mengalami cidera setelah uji coba.

Terpisah, TA Musfahry –kapten tim Badak Lampung FC– membenarkan adanya penurunan fisik setelah tim diliburkan akibat PPKM. Namun, para pemain tetap berlatih secara mandiri di rumah masing-masing. Hanya saja, latihan mandiri tersebut dirasa tidak maksimal. “Kondisi fisik turun pasti. Karena latihan mandiri tidak maksimal. Beda dengan latihan tim programnya jelas dan ada tekanan,” bebernya.

Mantan pemain Timnas Indonesia ini berharap agar Liga 2 bisa secara pasti ditentukan jadwal kick off. “Kompetisi sudah off setahun ini. Dengar kabar liga dapat izin kita senang karena bukan hanya kami, masyarakat pun menunggu. Tetapi jadwal resmi kapan mulainya belum ada. Kita fokus saja ke tim,” bebernya ditemui di pinggir lapangan.

Sebagai pemain paling senior, Musfahry terus memberikan motivasi kepada pemain muda yang menjadi mayoritas di Badak Lampung FC. “Usia saya senior. Tapi di dalam lapangan saya anggap sama saja. Saya sebagai kakak dan saudara mereka sering memberi motivasi karena mereka secara pengalaman dan mental masih kurang. Tapi saya lihat mereka motivasinya besar sekali,” tandasnya. (nca/sur)




  • Bagikan