Bagi Calon Mahasiswa yang diterima SBMPTN Unila, Simak Hal Berikut Yuk!

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID-Pengumuman Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) pada Senin (14/6) sore, pukul 15.00 WIB membawa 4561 peserta dinyatakan lulus untuk masuk Universitas Lampung (Unila).

Jumlah penerimaan mahasiswa di Unila tahun ini berada di urutan ke tiga, usai universitas dengan jumlah penerimaan mahasiswa paling banyak yaitu Universitas Brawijaya dengan 6.033 peserta yang lulus dan urutan kedua Universitas Hasanuddin dengan 4.623 peserta.

Dari 4561 peserta yang lolos ini, 1510 diantaranya diterima sebagai penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Begitulah data yang dikeluarkan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), pada Senin (14/6).

Ketua Panitia Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) Unila, M. Komaruddin mengatakan jumlah kuota tersebut bertambah dari kuota yang ditargetkan sejak awal oleh Unila.

“Iya jumlah itu untuk jika antisipasi ada peserta yang tidak daftar ulang. Apalagi ditengah pandemi saat ini pasti ada yang mengundurkan diri, itukan harus di antisipasi,” jelas Komar, yang dikonfirmasi Senin (14/6).

Bagi para peserta yang belum lulus, Komar mengingatkan masih ada jalur mandiri di Unila yang masih dibuka. Mulai jalur Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) wilayah Barat, yang masih dibuka sampai 21 Juni mendatang. Pelaksanaan ujian dilakukan 28 Juni sampai 7 Juli, dan pengumuman kelulusan pada 14 Juli.

Kemudian jalur Prestasi Khusus. Jalur ini dibuka sejak 2 Juni, dan ditutup pada 21 Juni mendatang. Selanjutnya pengumuman lolos seleksi administrasi akan dilaksanakan pada 1 Juli, wawancara pada 10 hingga 11 Juli, dan Pengumuman pada 14 Juli.

Sementara satu jalur mandiri di Unila, yakni jalur Penerimaan Mahasiswa Perluasan Akses Pendidikan (PMPAP), yang merupakan jalur khusus bagi siswa kurang mampu telah ditutup pada 11 Juni lalu.

Selanjutnya, pada peserta yang lulus SBMPTN wajib mengisi data pokok mahasiswa untuk menentukan uang kuliah tunggal (UKT), mulai 16 juni hingga 26 Juni pada laman http://sidakma.unila.ac.id. peserta kip kuliah yang lulus melalui SBMPTN 2021 wajib mengirimkan berkas paling lambat diterima pada 23 Juni.

Pengumuman besaran nilai UKT sementara pada 2 Juli dan UKT final pada 12 Juli pada masing-masing akun di laman http://sidakma.unila.ac.id. Selanjutnya pembayaran dilakukan pada 12 hingga 16 Juli. Registrasi mahasiswa baru dilaksanakan pada 12 hingga 17 Juli melalui laman http://registrasi.unila.ac.id, peserta yang dinyatakan berhasil melaksanakan daftar ulang apabila sudah mengunduh kartu tanda mahasiswa atau KTM sementara dari laman tersebut.

Apabila sampai 17 Juli peserta tidak melakukan registrasi atau gagal registrasi, maka hak untuk menjadi mahasiswa Unila dibatalkan. Khusus untuk peserta SBMPTN yang lulus di fakultas kedokteran, wajib mengirimkan persyaratan tambahan dari surat hasil tes kesehatan dan bebas buta warna dari instansi yang berwenang, serta surat hasil tes kejiwaan/Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) dari instansi yang berwenang.

2.971 Peserta Lolos SBMPTN ITERA

Pengumuman hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) juga digelar Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Tercatat, sebanyak 2.971 pendaftar lolos seleksi SBMPTN. Dari total tersebut, peserta yang dinyatakan lolos sebanyak 798 pendaftar yang memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP Kuliah).

Wakil Rektor ITERA Bidang Akademik Prof. Dr.-Ing. Mitra Djamal, IPU, menjelaskan sebelum dinyatakan lolos, peserta telah melalui tahapan seleksi yang cukup ketat dan harus bersaing dengan 10.300 pendaftar. Bahkan, jumlah pendaftar SBMPTN ITERA tahun ini meningkat sekitar 15% dari tahun sebelumnya yang berjumlah 8.719 pendaftar.

Prof. Dr.-Ing. Mitra Djamal, IPU., menjelaskan, sebanyak 2.971 peserta yang dinyatakan lolos tersebut tersebar di 35 program studi (prodi) yang ada di ITERA, termasuk Program Studi Teknik Perkeretaapian, salah satu prodi baru yang paling diminati.

Adapun lima prodi dengan pendaftar terbanyak jalur SBMPTN tahun ini yakni diduduki oleh prodi Farmasi 1.231 pendaftar, Teknik Informatika berjumlah 1.028 peserta, Teknik Pertambangan 768 peserta, Teknik Sipil sebanyak 638 peserta dan Teknik Perkeretaapian sebanyak 557 peserta. Sedangkan lima provinsi teratas asal peserta yang dinyatakan lolos SBMPTN ITERA tahun ini yaitu Provinsi Lampung sebanyak 40%, Sumatera Utara sebanyak 18%, Jawa Barat sebanyak 8%, Sumatera Selatan sebanyak 7,5% dan Banten sebanyak 6,5%.

Prof. Mitra Djamal menambahkan, kuota penerimaan mahasiswa baru ITERA tahun ini berjumlah sekitar 5.000 mahasiswa baru yang akan diterima melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, dan jalur mandiri. Khusus untuk jalur SBMPTN, jumlah calon mahasiswa yang diterima jalur SBMPTN atau melalui jalur tes ujian tulis berbasis komputer (UTBK) sebesar 45% dari total mahasiswa baru ITERA tahun 2021.

Bagi peserta yang dinyatakan lolos SBMPTN di ITERA diminta untuk mengisi data isian mahasiswa (DIM), yang berisi data pribadi, keluarga, dan lainnya pada laman http://dim.itera.ac.id.

Jadwal pengisian DIM dan verifikasi online khusus bagi pemilik KIP Kuliah dijadwalkan pada 15 – 19 Juni 2021, sementara bagi calon mahasiswa reguler (tidak memiliki KIP Kuliah) dijadwalkan 15 – 20 Juni 2021. Sementara besaran uang kuliah tunggal (UKT) masing-masing mahasiswa akan diumumkan pada 25 Juni 2021, pembayaran UKT dijadwalkan pada 1 – 7 Juli 2021, dan verifikasi berkas fisik 2 – 6 Agustus 2021. “Data yang diisi harus sebenar-benarnya karena akan menjadi data dan informasi penting selama mahasiswa menjalani perkuliahan di ITERA,” ujar Prof. Mitra Djamal. (rma/wdi)




  • Bagikan