Bagian Pendidikan Politik, Mahasiswa Teknokrat Sambangi DPRD Lampung

  • Bagikan
Suasana Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia mendapat Kuliah Umum Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal, di ruang rapat Komisi kantor DPRD Lampung, Kantor gubernur Lampung, Rabu (24/7). Foto M. Tegar Mujahid/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id-Sebanyak 70 mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia menggelar kunjungan ke DPRD Provinsi Lampung, Rabu (24/7). Kunjungan mahasiswa tersebut diterima Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal. Para mahasiswa itu terdiri dari Presiden BEM, Senat, Perwakilan UKM, HIMA serta mahasiswa berprestasi.

Wakil Rektor 1 Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM., mengatakan, kunjungan juga dalam rangka untuk bersilaturahmi dengan anggota DPRD Provinsi.

“Selain untuk bersilaturahmi, juga untuk memberikan pendidikan politik kepada mahasiswa. Serta juga menyampaikan aspirasi mahasiswa yang langsung disampaikan kepada DPRD. Ini merupakan sejarah bagi kami dapat hadir langsung di gedung DPRD,” kata Mahathir, Rabu (24/7).

Mahasiswa Teknokrat, lanjutnya, tidak hanya belajar dan diam dikampus. Tetapi juga melakukan tindakan konkret membantu masyarakat. Dan itu dilakukan sudah oleh mahasiswa Teknokrat di berbagai bidang. Tujuannya, guna membantu masyarakat sekitar.

Baca Juga:   Wakabid PAN Lampung : Tidak Ada Seremoni Pelantikan Kepengurusan

“Seperti beberapa waktu lalu, mahasiswa teknik sipil membantu masyarakat Kedaton untuk membantu membangun talud yang sudah jebol dan mendapatkan apresiasi dari camat. Untuk kerjasama teknologi kita sudah bekerjasama dengan beberapa dinas dan kepolisian, bagaimana pemetaan daerah yang rawan banjir, rawan kebakaran atau lalu lintas yang padat. Itu mahasiswa kita yang melakukan. Itu bentuk sumbangsih kami kepada masyarakat,” ujarnya.

Ketua DPRD Provinsi Lampung Dedi Afrizal menuturkan, kunjungan mahasiswa dari Universitas Teknokrat Indonesia dapat menjadi salah satu proses untuk pendidikan politik bagi mahasiswa.

“Cukup istimewa kehadiran mahasiswa Teknokrat ke sini untuk berdiskusi tentang tupoksi dari DPRD sebagai lembaga yang representatif. Kali ini baru pertama kali mahasiswa langsung hadir ke sini. Mudah-mudahahan ini menjadi salah satu proses pendidikan politik,” katanya. (rur/wdi)




  • Bagikan