Bandar Sabu di Pugung Tertangkap, Satresnarkoba Polres Tanggamus Sita 95 Paket Sabu 

  • Bagikan
Wakapolres Tanggamus Kompol Heti Patmawati didampingi Kabag Ops Kompol Bunyamin dan Kasatreskoba AKP Made Indra Wijaya saat ekspose penangkapan bandar sabu di Pugung, Kamis sore (8/10). FOTO RIO ALDIPO/RADARLAMPUNG.CO.ID

Selanjutnya, paket sabu senilai
Rp3 juta, satu paket seharga Rp1 juta, enam paket seharga Rp500 ribu per paket dan 14 paket seharga Rp300 ribu per paket.


Lalu 11 plastik klip seharga Rp250 per paket, 13 paket seharga Rp200 ribu per paket, 15 paket seharga Rp150 ribu per paket dan 12 paket senilai Rp100 ribu per paket.

“Didapatkan juga tiga butir pil ekstasi berwarna hijau, dua paket daun ganja kering, uang Rp1,660 juta, tujuh ponsel, dua sepeda motor dan tiga bungkus berisi plastik klip kosong,” papar Heti didampingi Kabag Ops Kompol Bunyamin dan Kasatreskoba AKP Made Indra Wijaya.

Dilanjutkan, ketiga tersangka sempat kabur. Namun berhasil diamankan. “Mereka baru ngontrak di rumah tersebut. Termonitor baru satu minggu. Artinya, mereka ini kerap berpindah-pindah,” sebut Heti.

Baca Juga:   Arinal Dijadwalkan Terima Penghargaan Lampung Juara Umum Nasional dari Kemendes PDTT

Lebih jauh Heti mengatakan, Satresnarkoba terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku lainnya.

“Kemungkinan dalam rumah kontrakan tersebut lebih dari orang tiga. Kita masih lakukan pengembangan,” kata dia.

Sementara, Soni, salah seorang tersangka mengaku sudah satu tahun menjual sabu.

Untuk mendapatkan sabu, ia lebih dulu setor uang muka sebesar Rp10 juta. Baru kemudian barang diantar.

“Kalau sekali pesan, biasanya Rp60 juta dengan DP Rp10 juta. Barang diantar. Per gram jual Rp1 juta. Saya jual hingga luar Pugung,” kata dia. (ral/ehl/ais)




  • Bagikan