Bandarlampung Zona Merah, Kadiskes: Target Kita Satu Pekan Kembali Zona Orange

  • Bagikan
ILUSTRASI DOK. JPC

RADARLAMPUNG.CO.ID – Warga Bandarlampung patut waspada. Tercatat sejak hari ini (6/7), Bandarlampung kembali masuk Zona Merah (Resiko Tinggi) Covid-19, setelah terakhir Ibu Kota Provinsi Lampung itu masuk Zona Merah pada Minggu, 7 Februari silam.

Kabar itu dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Bandarlampung Edwin Rusli. “Hari ini mulai pagi ini kita berduka, karena kita masuk Zona Merah. Tetapi kita tidak akan berlama-lama, target kita satu minggu sudah balik lagi ke Zona Orange,” ujarnya saat ditemui di Whitz Prame, Selasa (6/7).

Kata Edwin, angka kematian di Kota Tapis Berseri yang cukup tinggi mempengaruhi untuk zona Covid-19. “Angka kematian adanya di rumah sakit, terjadi angka kematian tinggi, karena mereka yang dirujuk ke rumah sakit sudah dalam kondisi kritis,” ungkapnya.

Baca Juga:   Turut Berduka, Nakes di Tuba Wafat Terkonfirmasi Covid-19

Terkait kedepan apakah akan ada pengetatan, ia tidak membantah itu. Menurutnya saat ini Bandarlampung telah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro.

“Upaya kita, salah satunya terus bekerjasama dengan Satgas Covid-19. Ketegasan Pemkot sudah ada dalam imbauan atau penyadaran, tapi memang belum bentuk denda uang atau hukuman,” tuturnya.

Diketahui dari data penambahan Covid-19 di Akun Instagram @Bappeda_lampung, per 5 Juli 2021, kasus terkonfirmasi Covid-19 Kota Bandarlampung mencapai 6.407 kasus, dengan angka kematian 376 orang dan 5.839 orang selesai isolasi. (pip/sur)




  • Bagikan