Bandit Amatir Ini Belajar Bobol ATM Dari Youtube

  • Bagikan
Kanitreskrim Polsekta Sukarame Ipda Ahmad Gustomi didampingi Kasubbag Humas Polresta Bandarlampung AKP Titin Maezuna menanyai tersangka pembobol ATM di Lampung Walk dalam ekspose di Mapolsekta Sukarame, Selasa (19/3). FOTO MELIDA ROHLITA/RADARLAMPUNG.CO.ID
Kanitreskrim Polsekta Sukarame Ipda Ahmad Gustomi didampingi Kasubbag Humas Polresta Bandarlampung AKP Titin Maezuna menanyai tersangka pembobol ATM di Lampung Walk dalam ekspose di Mapolsekta Sukarame, Selasa (19/3). FOTO MELIDA ROHLITA/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Pengetahuan dari menonton Youtube menjadi bekal duo bandit amatir beraksi. Mereka mencoba membobol ATM di Lampung Walk, Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Wayhalim Permai, Wayhalim, Bandarlampung.

Namun aksi yang berlangsung Selasa (5/3) lalu ini gagal. Suhaipi dan Mediansyah, warga Tangamus nyaris menjadi korban amuk massa sebelum diamankan anggota Polsekta Sukarame.


Suhaipi mengaku, sebelum beraksi, ia belajar memutuskan arus listrik dari Youtube. ”Sebulan saya belajar. Buat matahin arus di ATM. Ngeluarin uangnya pakai colokan listrik,” kata Suhaipi saat ditanya Kanitreskrim Polsekta Sukarame Ipda Ahmad Gustomi dalam ekspose, Selasa (19/3).

Ia mengaku mengunakan enam kartu ATM untuk memancing uang. ”Kalau Medi, tugasnya ngawasin (kondisi sekeliling). Dia juga yang putus arus dan saya masukin ATM,” sebut dia.

Baca Juga:   Polisi Akan Libatkan Ahli Psikologis

Lelaki yang baru melangsungkan pernikahan itu rencananya akan membagi hasil kejahatan bersama Mediansyah. ”Belum sempat dibagi, karena langsung ketahuan,” kata dia.

Sementara Kanitreskrim Polsekta Sukarame Ahmad Gustomi mengatakan, kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP. ”Kita kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman minimal tujuh tahun penjara,” kata Ahmad Gustomi didampingi Kasubbag Humas Polresta Bandarlampung AKP Titin Maezuna.

Diketahui, dua orang yang diduga membobol ATM di Lampung Walk, nyaris diamuk massa, Selasa (5/3). Mereka kemudian diamankan di Mapolsekta Sukarame. Polisi juga menyita tujuh kartu ATM.

Security Lampung Walk Sodikin menceritakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Aksi kedua tersangka terekam CCTV yang ada di atas mesin ATM. Saat itu, mereka mengotak-atik mesin ATM untuk mengambil uang.

Baca Juga:   Kasus Korupsi Mantan Bendahara BPBD Bandarlampung, Kejaksaan Tunggu Kelengkapan Berkas Penyidik

”Awalnya curiga dengan gerak-gerik mereka (dua tersangka, Red),” kata Sodikin. Bersama rekannya, Sodikin membuntuti kedua tersangka. Setelah masuk, salah seorang tersangka terlihat berusaha mengambil uang.

Mengetahui hal tersebut, Sodikin dan rekannya berusaha mengamankan pelaku. Mereka kabur dan membuang uang yang baru diambil. (mel/ais)




  • Bagikan