Bang Aca Nilai Diksi ‘Upeti’ ke PWI Lampung Tidak Tepat

  • Bagikan
Chairman Radar Lampung Group, H. Ardiansyah

RADARLAMPUNG.CO.ID-Dewan Penasehat PWI Lampung H. Ardiansyah angkat bicara terkait ramai soal penarikan ‘upeti’ oleh Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Lampung dari PWI Cabang.

penggunaan diksi upeti itu mengutip sejumlah pemberitaan mengacu pada keluhan anggota PWI soal penarikan iuran. Keluhan itu disampaikan kepada Wakil Ketua Bidang Pembelaan PWI Lampung Juniardi yang juga merupakan bakal calon Ketua PWI Lampung, Senin (8/11).


Kepada radarlampung.co.id, Bang Aca-sapaan akrabnya-menyatakan bahwa penggunaan diksi upeti tersebut adalah sesuatu yang harus diluruskan karena dalam pandangannya hal itu tidak tepat.

“Suatu hal yang wajar dan sah saja jika PWI provinsi meminta dukungan dana dari cabang. Baik cabang Tanggamus, Lampura dan sebagaimana juga di berbagai daerah lain. Tapi kalau diksi digunakan upeti ini seolah olah mengesankan PWI ini organisasi preman yang tidak baik,” kata pemegang Press Card Number One ini.

Baca Juga:   Nilai Transaksi Taman UMKM Ir. Soekarno Sehari Tembus Rp200 Juta

Padahal, lanjut Bang Aca, PWI adalah organisasi mulia dan profesional. Karenanya, dirinya menginginkan sebagai penasehat PWI hal tersebut harus diklarifikasi dan dijelaskan. “Agar tidak menimbulkan persepsi buruk terhadap PWI,”  kata pria yang juga advokat dan Ketua Pusat Mediator Lampung ini.

Dirinya juga memandang penggunaan diksi itu terkesan mendeskreditkan dan memojokkan kepengurusan PWI saat ini.

“Menurut saya sepanjang dana dana itu digunakan untuk kepentingan organisasi itu tidak masalah. Namun kalau digunakan orang tertenu jelas keliru dan bukan tindakan organisasi tapi tindakan oknum atau person yang menyalahi,” tutup Chairman Radar Lampung Group ini. (wdi)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan