Lambar  

Bangkitkan Ekonomi, Perputaran Uang Besar Pesta Sekura


Pesta budaya Sekura berakhir di Pekon Canggu Kecamatan Batubrak dan Pekon Watas, Kecamatan Balikbukit, Sabtu (7/5). FOTO NOPRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pesta budaya Sekura Cakak Buah yang berlangsung di 16 pekon dan satu kelurahan membangkitkan perekonomian pasca pandemi Covid-19. Hingga 6 Syawal, perputaran uang pada kegiatan yang berakhir di Pekon Canggu, Kecamatan Batubrak dan Pekon Watas Kecamatan Balikbukit tersebut ditaksir mencapai Rp2,5 hingga Rp3,5 miliar lebih.

Kabid Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Lampung Barat Endang Guntoro mengungkapkan, Sekura tidak hanya pesta budaya.





Namun mampu menumbuhkan geliat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Para pelaku ekonomi kreatif juga bisa ikut memanfaatkan momen ini dan meraup keuntungan yang besar.

“Sebagai contoh, pelaku ekraf kuliner yang menjual es, bakso, dan makanan lainnya bisa meraup omzet Rp2,5-Rp3 juta per hari. Begitu juga yang menjual kerajinan peci motif tapis dan celugam, bisa meraup keuntungan bersih antara Rp2-3 juta. Kemudian penjual dan lainnya,” kata Endang mewakili Kepala Disporapar Lambar Nukman MS.

Baca Juga:   Jadi UMKM Ramah Lingkungan, Klaster Usaha Binaan BRI Purun Eco-Straw Mendapat Apresiasi di Sidang Umum PBB

Endang menuturkan, setiap gelaran festival dan kegiatan budaya akan berdampak pada UMKM dan Ekraf. Dari pantauan pihaknya, setiap ribuan pengunjung mengikuti pesta budaya.

Khusus untuk pesta budaya Sekura cakak buah tahun ini berkisar 6.000-8000 orang pada setiap penyelenggaraan.

“Kami juga memantau kunjungan wisatawan dari luar kabupaten yang khusus datang menyaksikan pesta budaya Sekura sembari menikmati keindahan alam Bumi Sekala Bekhak. Setidaknya ada puluhan komunitas blogger, YouTuber, pecinta budaya yang hadir,” paparnya. (nop/ais)