Banjir, Ancam Gagal Tanam 6.500 Hektare

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Tingginya curah di Kabupaten Mesuji, mengakibatkan Kecamatan Rawajitu Utara terdampak banjir. Akibatnya lahan pertanian milik masyarakat tergenang.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Mesuji, Sunardi mengaku sudah meninjau di lokasi terdampak banjir.

“Ya dari Pengecekan kita di lapangan Banjir itu menyebabkan lahan pertanian sawah dan perkebunan serta rumah penduduk terdampak banjir,” Katanya kepada radarlampung.co.id Kamis (13/1).

Menurutnya, luas lahan pertanian dan perkebunan yang terdampak banjir di Kecamatan Rawajitu Utara tersebut terancam gagal tanam sekitar 6.500 Hektare.

Baca Juga:   Ini Penyebab Banjir di Ambarawa

“Tapi tidak menutup kemungkinan bisa bertambah. Kalau dalam dua hari ini air tidak surut dan intensitas hujan tinggi,” Ujarnya.

Dia menjelaskan, beberapa kecamatan di Mesuji yang menjadi langganan banjir saat musim penghujan yakni di Kecamatan Mesuji, Rawa jitu Utara, Mesuji timur dan Simpang pematang.

Baca Juga:   Longsor di Waytenong, Jalan Kabupaten Putus

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada mengingat saat ini curah hujan di Kabupaten Mesuji cukup tinggi,” Pungkasnya. (Muk/yud)






  • Bagikan