Banjir di Pugung, Enam Rumah Hanyut, Dua Dusun Terisolir

  • Bagikan
Anak-anak dan orang tua mengungsi setelah banjir terjadi pada beberapa wilayah di Kecamatan Pugung, Tanggamus, Senin malam (4/3). FOTO DOKUMEN KECAMATAN PUGUNG
Anak-anak dan orang tua mengungsi setelah banjir terjadi pada beberapa wilayah di Kecamatan Pugung, Tanggamus, Senin malam (4/3). FOTO DOKUMEN KECAMATAN PUGUNG

radarlampung.co.id – Sejumlah rumah di Kecamatan Pugung, Tanggamus terendam dan hanyut akibat  banjir pada beberapa lokasi, Senin malam (4/3). Wilayah yang terdampak banjir adalah Pekon Tanjungagung, Sukamulya, Gading, Sukamaju, Pungkut dan Pekon Sumanda.

Informasi yang dihimpun, banjir terjadi sejak pukul 18.00 WIB-23.00 WIB, Senin (4/3). Air mulai surut sekitar pukul 04.50 WIB  Selasa (5/3).

Pj. Sekretaris Kabupaten Tanggamus Hamid H. Lubis mengatakan, sejak Senin malam, pihak kecamatan dan personel Badan Penanggulangan  Bencana Daerah (BPBD) sudah  berada di lokasi.

“Pagi ini, tim dari beberapa OPD menyusul mendatangi lokasi banjir,” kata Hamid kepada Radarlampung.co.id.

Hamid menuturkan, berdasar hasil pantauan, banjir paling parah terjadi di Pekon Sukamulya. Di wilayah ini, empat rumah hanyut,  35 rumah terendam dan satu warung roboh.

Baca Juga:   Turut Berduka, Nakes di Tuba Wafat Terkonfirmasi Covid-19

“Kemudian satu jembatan gantung putus dan lebih dari 10 titik longsor yang menghawatirkan. Sampai saat ini, anak-anak dan orang tua masih mengungsi,” urainya.

Wilayah yang juga cukup parah terdampak banjir adalah Pekon Tanjungagung. Dua rumah hanyut dan dua dusun terisolir. “Dua wilayah ini belum bisa didatangi,” ucapnya.

Dilanjutkan, saat ini warga membutuhkan bantuan bahan pokok dan pakaian serta selimut. “Terutama warga yang rumahnya hanyut. Hanya mengenakam pakaian di badan,” kata dia. Diharapkan  alat berat segera diturunkan ke dua pekon itu. (ehl/ais)




  • Bagikan