Banjir Rob, Sekolah Tergenang, Siswa Ujian Basah-basahan 


Banjir rob di SDN 3 Kota Karang, Bandarlampung, Rabu (18/5). Kondisi ini menyebabkan kegiatan belajar mengajar dan ujian sekolah terganggu. FOTO MELIDA ROHLITA/RADARLAMPUNG.CO.ID  

RADARLAMPUNG.CO.ID – Banjir rob menyebabkan pelaksanaan ujian sekolah di SDN 3 Kota Karang, Bandarlampung terganggu, Rabu (18/5). Siswa mengikutinya dengan kondisi lantai basah.

Pantauan Radarlampung.co.id, sejak pagi air menggenangi sekolah hingga ruang kelas. Ketinggian air mencapai betis orang dewasa.





Plt. Kepala SDN 3 Kota Karang Husni Than mengatakan, banjir menyebabkan ujian sekolah terganggu. ”Banjir rob terjadi selama dua hari di sekolah kami. Hari ini lebih tinggi dari kemarin, sampai 20 cm. Menganggu proses kegiatan belajar mengajar atau ujian sekolah,” kata Husni.

Menurutnya, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pihaknya mengundurkan waktu ujian satu jam lebih lambat dari jadwal yang ditentukan.

Banjir rob di SDN 3 Kota Karang, Bandarlampung, Rabu (18/5). Kondisi ini menyebabkan kegiatan belajar mengajar dan ujian sekolah terganggu. FOTO MELIDA ROHLITA/RADARLAMPUNG.CO.ID

“Kami mengatasinya dengan mengubah jam. Di undur satu jam karena tidak bisa dilaksanakan sesuai jadwal. Takut ada permasalahan lain yang tidak diinginkan, mengingat debit air yang masuk sekolah tinggi,” ujarnya.

Husni menyatakan, telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Bandarlampung terkait banjir rob tersebut.

“Sudah (koordinasi)  dan mengatakan jika kita mengundurnya (ujian) sesuai dengan kondisi sekitar,” tandasnya.

Sementara, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bandarlampung Weka Tri Ahmad mengaku, belum mengetahui peristiwa tersebut. Ia berjanji akan meninjau lokasi secepatnya.

“Belum tahu. Kalau begitu, besok dengan bagian gedung kita akan cek ke sana,” singkatnya. (mel/ais)