Bank BJB Bagikan Dividen Rp879,6 M

  • Bagikan

Radarlampung.co.id – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank BJB Tahun buku 2018 berlangsung di Trans Luxury Hotel Bandung, Selasa (30/4). Rapat tersebut diikuti seluruh shareholders Bank BJB yang memiliki saham BJBR seri A dan B.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB, M. As’adi Budiman mengatakan, RUPST secara mufakat memberikan persetujuan atas Laporan Tahunan termasuk Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Bank BJB untuk tahun buku 2018.

“Dengan persetujuan atas laporan tersebut, RUPST juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et decharge) kepada anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang dilaksanakan sepanjang tahun buku 2018,” terang As’adi.

Sebanyak 34 Kepala Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota se-Jawa Barat dan Banten, serta Pemegang Saham publik mengikuti dan memberikan persetujuan atas penetapan penggunaan sebagian laba bersih Perseroan, untuk pembayaran dividen sebesar Rp879,6 miliar atau sebesar 57,44 persen dari laba bersih yang berhasil dibukukan oleh Bank BJB di tahun 2018, sebesar Rp1,53 triliun.

RUPST telah memberikan kewenangan kepada Bank BJB dengan tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan dan praktik tata kelola yang baik untuk menetapkan dan membayarkan dividen tahun 2018 sebelum berakhirnya tahun buku 2019. Sesuai dengan keputusan RUPST terdapat perubahan pada susunan Dewan Komisaris dan Direksi.

Sepanjang tahun 2018, perolehan laba dan kinerja yang positif terus ditunjukan bank bjb dengan perolehan laba bersih yang naik sebesar 28,1 persen year on year (y-o-y) atau berada di atas pertumbuhan laba bersih industri perbankan per Desember 2018 yang sebesar 10,36 persen y-o-y.

“Peningkatan dividen per saham ini seiring dengan kinerja positif perusahaan di tahun 2018,” tambahnya.

Adapun dari sisi Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun menjadi sebesar Rp87 triliun, sehingga total aset menjadi sebesar Rp120,2 triliun atau naik 4,5 persen y-o-y. Pertumbuhan DPK ini didorong dari pertumbuhan dana murah yaitu tabungan sebesar 16 persen, sehingga CASA Ratio naik dari 46,1 persen menjadi sebesar 47,1 persen.

Di tengah tekanan ekonomi nasional dan global yang belum stabil, sambungnya, Bank BJB mampu bertahan dan tetap tumbuh berkualitas. Bank BJB mampu mencatatkan kinerja keuangan dengan pencapaian yang baik. Selain kinerja keuangan, Bank BJB juga berhasil meraih 46 penghargaan yang diberikan dari berbagai lembaga terpercaya di Indonesia.

Di antaranya Majalah Infobank, Majalah Investor, Majalah Warta Ekonomi, Majalah Economic Review, Majalah SWA, Tempo Media, Majalah Business News, KPK, dan lain-lain.

“Ini merupakan bukti nyata dan kerja keras dari seluruh insan Bank BJB serta berbagai pihak yang turut mendukung dan memberikan kepercayaan kepada Bank BJB, dalam menghadapi persaingan industri perbankan yang semakin ketat,” tandasnya.  (Ega/rls/kyd)

Susunan Dewan Komisaris

Komisaris Utama Independen : Farid Rahman*

Komisaris : Muhadi

Komisaris : Eddy Iskandar Muda Nasution*

Komisaris Independen : Yayat Sutaryat

Komisaris Independen : Fahlino F. Sjuib*

Susunan Direksi

Direktur Utama : Yuddy Renaldi*

Direktur Kepatuhan : Agus Mulyana

Direktur Konsumer dan Ritel : Suartini

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko : Nia Kania

Direktur Operasional : Teddy Setiawan*

Direktur Komersial dan UMKM : Beny Riswandi*

Direktur IT, Treasury dan International Banking : Rio Lanasier*

*Berlaku efektif sejak persetujuan Otoritas Jasa Keuangan berkenaan dengan pemenuhan Fit and Proper Test dan sejak perubahan Anggaran Dasar.

Baca Juga:   Top ! Sinergi PLN-KPK-ATR/BPN Amankan 457 Persil Tanah di Lampung




  • Bagikan



Kasus Covid-19 Kembali Merangkak Naik Viral Polisi Terlantar di Merak, Brigadir Agus Dijemput Pulang Polda Lampung Diduga Bunuh Diri, Pemuda Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta