Bank Lampung Butuh Suntikan Modal

  • Bagikan
Dirut Bank Lampung Eria Desomsoni (batik kacamata) saat menyampaikan perkembangan Bank Lampung. Foto Bank Lampung for Radarlampung.co.id

Radarlampung.co.id – Direktur Utama (Dirut) Bank Lampung, Eria Desomsoni mengatakan, kinerja bank Lampung selama priode 2018-2019 menunjukan hasil yang baik. Hal ini diperkuat dengan enam penghargaan yang pernah diraih meski hingga saat ini masih menduduki klasifikasi bank Buku I.

“Ini menunjukan bahwa kita punya prospek yang baik dan diakui dari luar. Tapi karena kita masih Bank buku I maka masih banyak keterbatasan,” katanya usai menghadiri pertemuan dengan Komisi XI DPR RI, di Hotel Novotel Lampung, Senin (29/7)

Di era financial technology (fintech) ini, perbankan membutuhkan berbagai produk dan aktifitas digital. Salah satunya internet banking dan lain-lain. “Nah, kita ada keterbatasan disitu, jadi kita masih (menjalankan sistem, Red) secara konvensional,” ujarnya.

Seperti yang sudah diungkapkan sebelumnya, Bank Lampung membutuhkan tambahan modal sekitar lebih dari Rp400 miliar untuk beralih kelas dari Buku I ke Buku II. Tambahan modal tersebut nantinya yang harus dilengkapi para pemegangan saham.

“Selebihnya kita sudah berjalan dengan baik. Bahkan bulan depan kita juga bakal menerima penghargaan dari infobank sebagai bank yang telah 15 tahun berturut-turut berkinerja baik dan sebagai bank yang berprospek sangat baik,” tambahnya.

Dengan adanya penambahan modal dan perubahan klasifikasi dari Buku I menjadi Buku II, sambungnya, Bank Lampung juga diharapkan dapat meningkatkan kinerjanya menjadi lebih baik lagi.

“Penambahan modal itu dari pemegang saham, tentunya pemerintah daerah. Tapi belum tau juga apakah bisa dengan cara lain misalnya ada investor yang mungkin diperkenankan (menambah modal, Red) itu tergantung dari keputusan para pemegang saham,” tandanya. (Ega/kyd)


Baca Juga:   RUPSLB BRI: 96% Suara Setujui Penerbitan 28,67 Miliar Lembar Saham Baru


  • Bagikan