Bansos PKH Tahap III Mulai Dicairkan

  • Bagikan
Gubernur Arinal Djunaidi saat membagikan sembako. Foto Biro Adpim Pemprov Lampung

RADARLAMPUNG.CO.ID-Penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) mulai disalurkan sejak awal Juli lalu. Kadis Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi mengatakan di Lampung sebanyak 309.512 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima bantuan ini.

“Jadi PKH ini sudah mulai disalurkan. Per Rabu (28/7) sudah ada 309.512 KPM telah turun Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dari Kementerian Sosial RI. Maka jumlah itu dipastikan telah pencairan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) PKH pada layanan perbankan terdekat seperti Unit Bank, ATM atau agan bank terdekat,” ungkap Aswarodi.


Untuk itu, Dinas Sosial Provinsi Lampung terus melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten/Kota, Sumber Daya Manusia (SDM) PKH serta Bank Mandiri, BRI dan BNI dalam rangka memastikan bansos PKH tersebut dapat segera diterima KPM PKH.

Aswarodi meminta, SDM PKH segera melakukan sosialisasi dan edukasi kepada KPM PKH yang namanya telah ditetapkan dalam SP2D termin 1,2 dan 3 tersebut untuk mencairkan bantuannya. “Jadi kami minta untuk menyampaikan kepada KPM agar memanfaatkan dengan baik sesuai dengan ketentuan. Bantuan PKH ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi KPM PKH khususnya dalam menjaga ketahanan keluarga dimasa Pandemi Covid-19 ini,” ungkap Aswarodi.

Baca Juga:   11 CASN Dijadwalkan SKD Ulang Gegara Terpapar Covid-19

Lebih lanjut, Ia meminta 1.791 SDM PKH yang tersebar diseluruh pelosok Lampung melayani KPM PKH dengan baik. Tidak diperkenankan melakukan manipulasi data, menguasai KKS dan atau melakukan pengurangan nominal bantuan PKH dengan alasan apapun. Layani KPM dengan santun, integritas dan profesional. Saya mengapresiasi dan mendorong upaya inovasi dalam proses pendampingan KPM PKH. Seperti graduasi dan pembinaan anak PKH berprestasi melalui Gerakan Ayo Kuliah (GAK) agar terjadi akselerasi kemandirian KPM, tegas Aswarodi.

Terpisah, Korwil PKH Provinsi Lampung 2 Slamet Riyadi menambahkan bahwa benar kami sedang menunggu data termin berikutnya dari Kemensos RI. Jika mengacu SP2D tahap 2 tahun 2021, penerima PKH Lampung berjumlah 472.375 KPM. Maka sekitar 162.863 KPM yang datanya belum turun atau sedang berproses di Kemensos RI. Kami minta KPM PKH dapat bersabar, Dinas Sosial sedang memperbaiki data tersebut melaui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Jika sudah turun maka segera akan kami informasikan berjenjang”, pungkasnya.

Baca Juga:   Anak Kehilangan Orang Tua Selama Covid-19 Capai 1335 orang

Sementara terkait arahan Kadis Sosial, Ia bersama SDM PKH Lampung berkomitmen memberikan layanan prima dan mendorong inovasi dalam pendampingan KPM PKH di Lampung. Alhamdulilah Lampung menjadi Provinsi dengan angka graduasi tertinggi ke-empat Nasional setelah Jateng, Jatim dan Jabar. Menjadi yang tertinggi di luar pulau Jawa dengan jumlah capaian KPM graduasi sebanyak 48.558 KPM sesuai rilis Kemensos RI pada 30 November 2020.

Adapun inovasi lainnya, pembinaan anak PKH berprestasi masuk kuliah melalui Gerakan Ayo Kuliah (GAK) merupakan inovasi pembinaan yang juga telah diapresiasi Menteri Sosial RI. Sebanyak 532 anak PKH yang telah berhasil kuliah sejak 2017 – 2021. Pada tahun 2021 ini, terdata 197 anak dinyatakan lulus PTN/PTKIN. “Inovasi ini merupakan upaya peningkatan kualitas SDM keluarga KPM PKH melalui pendidikan khususnya anak PKH, diharapkan setelah lulus kuliah dapat berkompetisi dan mendapatkan pekerjaan yang baik. Akhirnya memutus mata rantai kemiskinan antar generasi,” jelas Slamet yang juga founder Gerakan Ayo Kuliah. (rma/rls/wdi)




  • Bagikan