Bantah Picu Kemarahan Warga, PT KAI Beralasan Cek Kondisi Bangunan

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Manager Humas Divre IV Tanjungkarang PT KAI, Franoto membantah jika petugas PT KAI lebih dulu yang memicu kemarahan puluhan warga Pasir Gintung.

Franoto menjelaskan, awalnya pegawai PT KAI hendak mengecek kondisi rumah yang sudah disterilkan dengan pagar seng untuk melihat kondisi bangunan, karena akan digunakan untuk kepentingan PT KAI.

“Saat itu, petugas mau melihat ke dalam, karena dipagar seng, maka salah satu petugas membuka satu seng. Tapi, ada salah satu oknum warga merasa terganggu, lalu marah-marah,” ujarnya saat dihubungi via telepon, Kamis (5/7).

Dia menambahkan, kalau surat DPRD itu memang benar ada, tetapi di lahan warga. Kalau ini kan di rumah kosong yang sudah disterilkan setahun lalu. Menurutnya, pengukuran dilakukan agar petugas mendapat gambaran mendesain bangunan yang akan digunakan PT KAI.

Baca Juga:   Waduh, Beras Bantuan PPKM Darurat Berkutu

“Makanya kemarin itu kami ukur, agar kami bisa dapat gambaran jika ingin dibangun sesuatu agar kami bisa mendesainnya,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, puluhan warga Pasir Gintung meminta bantuan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandarlampung, Rabu, (4/7), terkait pemberitaan media massa atas tundingan perusakan salah satu aset milik PT. KAI Divre VI Tanjungkarang di Jalan Duku, Pasir Gintung, Tanjungkarang Barat, yang dilakukan oleh puluhan warga, pada Selasa (3/7). (ndi/gus)




  • Bagikan