Bantu Stok PMI, PTPN VII Gelar Donor Darah

  • Bagikan
Suasana baksos donor darah yang digelar di GSG PTPN VII Bandarlampung. Sumber foto dok PTPN VII

RADARLAMPUNG.CO.ID-PTPN VII menggelar rangkaian HUT ke 25 BUMN perkebunan tersebut. Salah satunya dengan menggelar bakti sosial donor darah pada Selasa (9/3) lalu. Baksos donor darah bertempat di Gedung Serba Guna kompleks PTPN VII dan diikuti puluhan karyawan kantor direksi, PTPN VII Unit Wayberulu, Unit Waylima dan Unit Bergen.
Sebanyak 41 kantorng darah tersadap dari 48 peserta donor. Para pahlawan kemanusiaan ini datang dari Kantor Direksi, PTPN VII Unit Wayberulu, Unit Waylima, dan Unit Bergen.

Sekretaris Perusahaan PTPN VII Bambang Hartawan mengatakan, di awal masa pandemi virus corona, aksi filantropi ini sempat sejenak terhenti. Namun, karena pihak PMI mengkonfirmasi tentang jadwal rutin dan kebutuhan ketersediaan stok darah di PMI yang sangat minim, maka kegiatan ini dilaksanakan kembali dengan protokoler pelaksanaan yang ketat.


“Awal pandemi Maret 2020 lalu memang kegiatan ini sempat dihentikan. Tetapi pada bulan ke lima, kita adakan kembali meskipun jumlah peserta agak menurun dibanding sebelum masa pandemi. Koordinasi kami dengan pihak PMI, adanya tingkat kebutuhan/ kekurangan stok darah menjadi pertimbangan kegiatan ini diadakan kembali,” katanya.

Baca Juga:   BRI Imbau Masyarakat Lebih Berhati-hati dalam Surfing Digital

Tentang kepedulian ini, PMI Provinsi Lampung memberi apresiasi kepada Manajemen dan Karyawan PTPN VII. Desla, dokter yang memimpin tim medis dari PMI mengatakan, PTPN VII menunjukkan kepekaannya kepada masalah kemanusiaan ini. Dia menyebut, di tengah minimnya stok darah di PMI karena tertahannya kegiatan donor massal dari berbagai lembaga, PTPN VII tetap berusaha konsisten.
“Kami sangat apresiasi kepada Manajemen dan Karyawan PTPN VII yang menurut saya sangat peka kepada masalah-masalah kemanusiaan seperti donor darah ini. Banyak lembaga dan perusahaan yang selama ini rutin donor massal, selama pandemi ini pending. Tetapi, PTPN VII tetap konsisten, meskipun jumlahnya sempat berkurang,” katanya.

Terkait dengan covid-19 (corona virus desease-19), Desla menginformasikan orang yang pernah terpapar corona bisa membantu pasien yang sedang berjuang sembuh dari positif corona. Melalui donor darah mantan pasien virus corona yang sudah sembuh atau negatif, pasien corona bisa ditransfusi untuk menambah jumlah sel plasma konvalesen.
“Ya, kami sangat berterima kasih kepada para mantan pasien atau orang yang pernah terpapar virus corona dan sudah sembuh atau negatif untuk menyumbangkan darahnya. Darah dari mantan pasien itu akan diambil plasma darah atau plasma konvalesennya untuk ditransfusi kepada pasien positif. Ini sangat membantu,” kata dia.
Namun, untuk para relawan penyintas covid-19 (pasien yang sudah sembuh) harus melalui cek kesehatan lebih detail dan hanya bisa diambil di PMI UTD Bandarlampung. “Nggak bisa diambil di sini karena butuh pengecekan lebih detail,” kata dia. (rls/wdi)




  • Bagikan