Banyak Hotel Jadi Tempat Isoman, Walikota Minta Koordinasi

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana mengimbau hotel-hotel di Kota Tapis Berseri dapat menginformasikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) jika ada masyarakat yang melakukan isolasi mandiri (isoman) di hotelnya.

Hal itu agar masyarakat yang isoman tetap terdata oleh Pemkot. Juga nantinya, hotel-hotel yang telah selesai digunakan untuk isoman dapat dilakukan penyemprotan desinfektan.


“Karena tidak hanya pasien, lingkungan sekitar dan yang jaga juga harus sehat. Alhamdulillah sekarang sudah banyak hotel-hotel yang dijadikan tempat isoman, kita tidak melarang. Tapi bunda mohon untuk berikan konfirmasi atau komunikasikan ke Pemkot,” ungkap Eva Dwiana, Sabtu (31/7).

Eva juga menganjurkan kepada masyarakat untuk mulai melakukan pengobatan secara tradisional, selain dari obat dan vitamin yang memang tersedia di apotek. Seperti rempah-rempah, jamu madu, dan sebagainya.

Baca Juga:   Ombak Tinggi, Pariwisata di Pantai Sepi Pengunjung

“Nanti, Rumah Sakit Unila dan RS Dadi Tjokrodipo juga bisa menyediakan tempat untuk isoman. Kemarin juga pak gubernur bilang wisma haji bisa dijadikan untuk tempat isolasi yang bahkan kapasitasnya 200 lebih tempat tidur. Tapi mudah-mudahan tidak ada isolasi lagi ya, bunda berharapnya ada penurunan kasus Covid-19,” harapnya.

Walikota Bandarlampung perempuan pertama di Bandarlampung ini, juga mempersilahkan jika Orang Tanpa Gejala (OTG) ingin isoman di rumah, maupun di rumah sakit. “Tapi yang sedang isoman di rumah kalau mau minta obat dan pemeriksaan juga dipersilakan. Kita juga akan kontrol ke rumah masing-masing,” jelasnya.

Bunda mengaku ingin terus memberikan bantuan sembako secara berkala. “Jadi yang isoman jangan malu melapor. Kita bagi sembako ke yang isoman. Ternyata pas kita kasih nomor kontak kecamatan banyak juga,” pungkasnya. (pip/yud)




  • Bagikan