Banyak Keuntungan, BEI Dorong Perusahaan di Lampung Go Public

  • Bagikan
Para narasumber, tamu undangan, beserta perwakilan stakeholders terkait berfoto bersama usai acara Go Public Workshop Provinsi Lampung yang berlangsung di Hotel Novotel Lampung Selasa (29/10). Foto Rima Mareta/radarlampung.co.id

Tujuan lainya neningkatkan transfaransi operasional dan manajemen perusahaan. Kemudian Akses terhadap pasar modal di kemudian harinya.

“Alternatif pendanaan selain pinjaman bank atau pinjaman pemegang saham untuk peningkatan modal. Tujuan strategisnya potensi efisiensi pajak dan kemudahan transaksi saham,” beber Benny.


Menurutnya, jenis saham yang ditawarkan IPO sendiri berupa saham baru dan saham pendiri atau kombinasi dengan saham baru. Namun, kondisi pasar dan penerimaan investor pada saat penawaran umum, memungkinkan struktur penawaran umum yang mengkombinasikan saham baru dan saham pendiri.

“Tapi investor umumnya lebih menginginkan penerbitan saham baru sebanyak mungkin atau bergantung pada kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba atas investasi dan struktur modal yang optimal,” tandasnya.

Workshop yang dibuka oleh Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung Herwan Ahyar ini turut dihadiri Dewan Penasehat IMA Lampung sekaligus Chairman Harian Radar Lampung Hi. Ardiansyah, Ketua  Apindo Lampung Yusuf Kohar, Wakil Ketua Bidang Perbankan dan  Keuangan Kadin Lampung Irfan Gani.

Dalam kesempatan ini, Hi. Ardiansyah menilai ke depannya pasar modal ini bisa menjadi jalan keluar bagi pebisnis Lampung dalam menjaga dan mengembangkan usahanya.

Bang Aca -sapaan akrbanya- berharap workshop ini sebagai pemahaman dan pengetahuan bagi pengusaha Lampung tentang pasar modal. Karena sebagai pengusaha ada sebagaian orang yang merasa perlu untuk mencari jalan lain guna menambah modal.

“Bagi orang yang memahami permodalan, perbankan dan sudah memiliki pemahaman secara iman dan keyakinan, banyak yang berusaha mencari modal dengan berkongsi dengan pihak ketiga dan ada masalah terkait sengketa di tengah jalan. Tapi setahu saya, pasar modal ini memiliki nilai-nilai sehat perusahaan, karena ada keterbukaan kekayaan dan ada pihak yang menjadi pengawasnya, sehingga publik juga tidak dirugikan,” tandasnya. (rma/kyd)


Baca Juga:   Bakso Son Haji Sony Siap Kooperatif Penuhi Permintaan Pemkot


  • Bagikan