Bappeda Beber Lima Misi Bupati dan Wabup Pesawaran, Apa Saja ?

  • Bagikan
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menghadiri focus group discussion (FGD) dalam rangka penyusunan materi teknis RDTR di Hotel Emersia. FOTO HUMAS PEMKAB PESAWARAN

RADARLAMPUNG.CO.ID- Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pesawaran memastikan 35 kerja nyata Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran masuk dalam lima misi Bupati dan Wakil Bupati.  “Dari 35 kerja nyata yang telah dan akan dilakukan kita masukkan dalam lima misi Bupati dan wakil Bupati Pesawaran,”ungkap Kepala Bidang Pengendalian dan Perencanaan Makro mewakili Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Fisky Virdous, Minggu (11/7).

Dikatakan, untuk misi pertama yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan layanan publik yang berkualitas, akuntabel, dan berkinerja tinggi. Indikator sasaran yakni terkait predikat SAKIP mendapat predikat B, opini BPK, indek Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Indeks persepsi korupsi dan indikator indeks kepuasan masayarat. “Untuk SAKIP akan kita tingkatkan lagi menjadi A serta mempertahan opini WTP sejak 2016 lalu kita peroleh hingga nanti 2026. Dan itu diterjemahkan kesemua OPD,” ucapnya.

Baca Juga:   Salah Paham, Sidang Gugatan Ditunda

Kemudian Misi ke II menyediakan sarana dan infrastruktur secara berkelanjutan dan berkualitas yang berkeadilan dan merata. Dan terdapat 3 indikator yakni tingkat aksesibititas di tiga sektor yakni pariwisata, pertanian dan industri. Kemudian infrastruktur dasar dan indek kualitas lingkungan hidup. Kemudian Misi ke III mewujudkan sumber daya manusia yang sehat jasmani dan rohani, cerdas, unggul, berkarakter dan berdaya saing. Dengan beberapa indikator yakni Indeks Pembangunan Manusia (IPM). “IPM kita masih sedang dan harapannya bisa kita tingkatkan lagi. Dan kedepan satu desa satu usaha perempuan ( Sate Puan) untuk mendukung misi III,” jelasnya.

Sedangkan pada Misi ke IV yakni meningkatkan pembangunan ekonomi dan memperkuat perekonomian daerah. Dan beberapa indikator diantaranya yakni nilai PDRB, angka kemiskinan dan nilai investasi. Dan Misi ke V mewujudkan desa mandiri sebagai titik berat pembangunan berbasis kemasyarakatan dan potensi lokal yang berlandaskan pemberdayaan masyarakat, kemitraan, gotong royong dan bhinneka tunggal ika indeks desa membangun (IDM).

Baca Juga:   Untuk Pelaku Pariwisata, Mohon Bersabar, Nanti Beroperasi Lagi!

“Ada lima terkait status desa yakni Desa mandiri, desa maju, desa berkembang, desa tertinggal dan desa sangat tertinggal. Dan di Pesawaran lebih banyak desa berkembang. Ada 16 desa maju dan mandiri sebanyak 9. Dan ditargetkan hingga 2026 hanya ada desa maju dan mandiri,”tandasnya. (ozi/wdi)




  • Bagikan