Baru 11 Persen Warga Jalani Vaksinasi, Pemkab Tuba Minta Alokasi Vaksin Ditambah

  • Bagikan
Bupati Tulangbawang Winarti meninjau vaksinasi di Puskesmas Tuba I beberapa waktu lalu. Foto M. Zainal Arifin/Radarlampung.co.id 

RADARLAMPUNG.CO.ID – Bupati Tulangbawang (Tuba) Winarti mengungkapkan, saat ini baru sekitar 11 persen masyarakat setempat yang sudah disuntik vaksin Covid-19. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu persoalan kenapa pemerintah belum melaksanakan pembelajaran tatap muka.

“Masyarakat di Tulangbawang belum 50 persen dapat vaksin. Sekarang baru sekitar 11 persen. Kalau kita sudah 50 persen mudah-mudahan kedepan bisa lebih baik dan herd immunity terbentuk,” kata Winarti, Kamis (19/8).


Mantan Ketua DPRD Tulangbawang tersebut menjelaskan, saat ini pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan (Diskes) terus mengajukan tambahan alokasi vaksin, baik ke provinsi dan ke pusat.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Fatoni mengatakan, sasaran vaksinasi usia 18 sampai dengan lansia di Tulangbawang sebanyak 301.473 orang.

Baca Juga:   UIN Kembali Lakukan Vaksinasi untuk Mahasiswa

Berdasarkan data dari Diskes setempat, per 17 Agustus 2021, sudah ada 23.994 orang yang menjalani suntik vaksin dosis pertama. Sementara sebanyak 15.487 lainnya sudah vaksin dosis kedua.

Lalu, sebanyak 277.497 orang belum disuntik vaksin dosis pertama dan 285.986 lainnya belum divaksin dosis kedua. Berdasarkan data tersebut, total vaksin yang dibutuhkan yakni sebanyak 563.483 dosis.

“Saat ini (vaksin) sudah habis karena sedang berlangsung vaksinasi di Puskesmas-puskesmas. Kita sudah koordinasi dengan provinsi dan pusat untuk minta kiriman vaksin lagi,” tandasnya. (nal/sur)




  • Bagikan