Basarnas Masih Lakukan Pencarian Bocah Hanyut di Drainase

  • Bagikan
Petugas gabungan saat melakukan pencarian muhammad Alfansyah Sakel (3), yang hanyut di drainase Pasar Tugu di jl. Hayam Wuruk, Tanjungkarang Timur, Bandarlampung, senin (16/5). Foto M. Tegar Mujahid/radarlampung.co.id

Radarlampung.co.id – Basarnas Lampung bersama seluruh unsur terkait masih melakukan pencarian terhadap Muhammad Alfansyah Sakel (3), yang hanyut di drainase Pasar Tugu di jl. Hayam Wuruk, Tanjungkarang Timur, Bandarlampung, Minggu (16/5).

Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Lampung, Basri mengatakan, sejauh ini pencarian dilakukan oleh berbagai unsur. Baik dari Basarnas, BPBD, TNI/Polri, Tagana dan unsur relawan lainnya.

“Semalam pelaksanaan dilakukan sampai 23.37 wib, kemudian dilanjutkan pagi hari,” kata dia, Senin (17/5).

Dia juga mengatakan, pihaknya telah membagi empat satuan regu (SRU) untuk melakukan pencarian. SRU I, telah difokuskan untuk melakukan mencarian di bawah flyover Pasar Tugu. Tim tersebut telah melakukan penyisiran ke semua aliran dranaise.

Baca Juga:   Dinkes Sebut Varian Delta Belum Masuk Bandarlampung dan Minta Masyarakat Waspada

“Sementara, SRU II dikerahkan mulai dari sungai ke arah Graha ke ujung sudah disisir juga tidak ada,” kata dia.

Dia mengatakan, kedua tim tersebut selanjutnya diarahkan untuk memperkuat SRU III dan IV untuk melakukan pencarian ke arah muara. “Tim ini sementara menuju muara, jika sampai disana tidak ditemukan juga berarti kita lakukan penyisiran ke laut,” tambah dia.

Lebih jauh dia mengatakan, sesuai SOP yang berlaku, pencarian akan dilakukan selama 7×24 jam. Jika korban belum ditemukan, maka pencarian akan dilanjutkan dengan pemantauan.

Namun, jika pada saat pemantauan ada indikasi bahwa korban dapat ditemukan, maka pencarian akan dibuka kemudian. “Waktu tambahan biasanya 3 hari, jika ada indikasi korban ditemukan misalnya dari baju dan lain-lain,” tandasnya. (Ega/yud)



  • Bagikan