Bawaslu: Pemilih Milenial Harus Proaktif!

  • Bagikan
Bawaslu Mesuji menggelar sosialisasi kepada kaum mileniel. FOTO ARDIAN MUKTI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mesuji mengajak para pemilih milenial proaktif dalam penyelenggaraan Pemilu serentak 2019. Sehingga, Pemilu serentak 2019 lebih berkualitas.

Komisioner Bawaslu Mesuji Imron Tholib berharap para pemilih milenial jangan sekadar memberikan hak pilih. Demikian diutarakan Imron seusai menjadi pembicara pada acara dialog pemilu bertajuk Sosialisasi Partisifasip pada Pemilih Mileniel di Balai Desa Simpang Mesuji, Kecamatan Simpang Pematang, Selasa (19/3) petang.


“Salah satunya dengan menjadi pemilih rasional, pemilih yang menggunakan hak pilihnya memilih kandidat (caleg) berdasarkan ukuran penilaian yang objektif,” kata dia.

Jika hal itu dilakukan oleh para pemilih, khususnya kawula muda, menurutnya dapat melahirkan Pemilu berkualitas.

Selain itu, pemilih muda sering kali memiliki rasa kritis. Itu lantaran rata-rata dari mereka memiliki idealisme yang masih tinggi. Oleh karenanya, Bawaslu Mesuji berkeinginan memberikan akses informasi seluas-luasnya untuk pemilih muda dalam mengenali pelanggaran pemilu.

“Pemilih milenial juga perlu mendapat pemahaman mengenali atau mengindentifikasi pelanggaran Pemilu. Di antaranya pelanggaran administrasi, pidana, etik, dan lainnya,” ucapnya.

Sebab, kata dia, jika telah mengetahui hal tersebut diharapkan anak muda memiliki semangat dan keberanian melaporkan pelanggaran pemilu.

Pemilih pemula, lanjut dia, harus meningkatkan derajat sebagai pemilih. Mulai dari hanya pemilih yang menyampaikan hak suaranya, lalu pelapor pelanggaran pemilu, dan akhirnya masuk dalam tubuh penyelenggara Pemilu.

“Juga berperan serta langsung. Saya yakin kawula muda dapat berkontribusi besar bagi proses Pemilu yang jauh lebih berkualitas,” ujar dia. (muk/sur)




  • Bagikan