Bawaslu Pesbar Warning Jangan Dokumentasikan Surat Suara di Bilik Suara

  • Bagikan
Anggota Bawaslu Pesbar Abd. Kodrat. Foto ist

RADARLAMPUNG.CO.ID- Para pemilih dihimbau untuk tidak mendokumentasikan pilihannya maupun proses pencoblosan saat pemungutan suara pada Pilkada Serentak 2020.

Anggota Bawaslu Pesisir Barat Abd. Kodrat S, mengatakan pendokumentasian itu bisa memunculkan transaksi politik uang dan mobilisasi pemilih. Selain itu, juga bertentangan dengan azas pemilihan umum yang langsung, umum, benar, rahasia, jujur dan adil.

“Kegiatan pendokumentasian atau memotret surat suara dibilik suara itu sangat bertentangan dengan asas kerahasiaan,” katanya.

Kodrat juga mengingatkan terkait untuk pihak yang mendampingi pemilih disabilitas tidak boleh memberitahukan pilihannya kepada orang lain. Hal ini diatur dalam pasal 171 H. “Yang menyebutkan setiap orang yang membatu pemilih untuk menggunakan hak pilih dengan sengaja memberitahukan pilihan pemilih kepada orang lain, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 12 (dua belas) bulan dan paling lama 36 (tiga puluh enam) bulan dan denda paling sedikit Rp. 12.000.000 (dua belas juta rupiah) dan paling banyak Rp. 36.000.000 (tiga puluh enam juta rupiah),” tuturnya. (cyi/wdi)



  • Bagikan



Diduga Bunuh Diri, Pemuda Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta Lampung Barat Diguncang Gempa Tektonik Bejat! Paman Cabuli Keponakan Hingga Hamil Delapan Bulan