Bawaslu Petakan TPS Rawan

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mulai mengumpulkan data soal Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan untuk pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung 27 Juni 2018.

Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah kepada Radar Lampung mengatakan bahwa pemetaan ini sudah dilakukan per kabupaten/kota. Hari ini, rencananya Bawaslu mulai mengakomodasi data tersebut untuk direkapitulasi se-Lampung.

“TPS rawan masih dalam proses pengumpulan data di setiap kabupaten/kota. Karena harus dipetakan secara detail, tapi yang garis besar Pemilihan Bupati Lampura (Lampung Utara) dan Tanggamus karena takut bergesekan dengan pilkada di kabupaten tersebut,” sebut Khoir—sapaan akrabnya—di Hotel Emersia, kemarin (20/6).

Dalam penilaian kerawanan daerah ini, Bawaslu melihat riwayat pemilihan kepala daerah (pilkada) yang pernah dilalui sebelumnya. Kemudian untuk wilayah yang kepala daerahnya maju mencalonkan diri sebagai calon gubernur dan wakil gubernur, juga turut dipantau pengawas pemilu setempat.

Baca Juga:   Dirut PLN Raih Penghargaan CEO Terbaik dari The Iconomics

Tidak hanya itu, masa kampanye yang bakal tersisa tiga hari ini turut menyibukkan KPU Lampung dengan pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK). Khoir menyebut, saat ini KPU, Bawaslu, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sedang membuat formulasi penuh soal pembersihan APK ini.

Sementara semakin dekatnya masa pemilihan, panwaslu masing-masing kabupaten/kota juga sudah menyiapkan antisipasi dengan membuat banner atau spanduk.

“Soal politik uang memang sudah ada antisipasi kita. Kita juga tidak bisa bersosialisasi dengan masyarakat se-Lampung makanya panwas pasang banner politik uang. Kan ada 2.642 desa, kita sudah buat semua imbauan, termasuk hari H (27 Juni) kita sedang membuat desain imbuan ini juga terkait pelanggaran mendekati pemilihan suara,” jelas Khoir.

Baca Juga:   PPKM Level 4 Resmi Berlanjut Hingga 2 Agustus

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung juga disibukan dengan sejumlah kegiatan. Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono mengatakan, pada 24 Juni 2018, ada doa bersama pasangan calon gubernur-wakil gubernur dan tim di Masjid Al-Furqon. KPU meminta pasangan calon membawa 200 anggota tim pemenangan untuk ikut hadir.

Pada 25-27 Juni, semua komisioner KPU memonitor pengendalian regional 15 kabupaten/kota. Untuk Lampung Tengah, Lampung Utara, dan Waykanan oleh M. Tio Aliansyah. Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat oleh Ahmad Fauzan. Sementara Mesuji dan Tulangbawang oleh Handi Mulyaningsih.

Sedangkan Sholihin di Tulangbawang Barat, Lampung Timur, dan Metro. Dan Nanang di Lampung Selatan, Bandarlampung, Pringsewu dan Pesawaran. (rma/dna/ang)




  • Bagikan