Bawaslu Proses Tujuh Dugaan Money Politics

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung telah menerima laporan terkait dugaan politik uang (money politics) menjelang Pilgub 2018.

Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Fatikhatul Khoriyah mengatakan, untuk masa tenang ini, pihaknya
sudah terima laporan terkait dengan dugaan politik uang.

“Laporan dugaan money politics yang kami terima. Di Tanggamus ada dua, Lampung Tengah ada 4 masih dalam proses registrasi dan Lampung Timur 1. Jadi totalnya ada 7 yang masih dalam proses penanganan,” ujarnya saat ditemui di Mapolda Lampung, Senin (25/6).

Sementara itu, terkait laporan dugaan money politics sebesar Rp200 juta di wilayah Tanjungkarang Barat, Bandarlampung, Khoir mengaku pihaknya mendapat informasi dari warga. Namun laporan tersebut hanya sebuah foto.

“Ya benar ada laporan terkait uang Rp200 juta yang diduga politik uang. Tapi itu hanya foto yang dilihatkan pada kami, saat ini kami sedang melakukan penyisiran selama 7 hari. Dan sampai saat ini juga kami belum lihat uangnya, baru foto saja,” jelasnya.

Baca Juga:   Soal UKT, Unila Akui Ada Kesalahpahaman Informasi

Dia mengungkapkan, semua proses informasi terkait money politics yang masuk akan ditelusuri. Jika, belum ada masyarakat yang melapor, maka dilakukan penelusuran selama 7 hari.

“Tapi kalau ada masyarakat yang melaporkan pada kita semua materil memenuhi kita proses selama 5 hari. Kalau terbukti memenuhi unsur bisa naik ke penyidikan 14 hari, terpenuhi penuntutan lalu sidang 7 putus,” ungkapnya.

Selain dugaan money politics, kata dia,  ada beberapa persoalan lain terkait sudah kembalinya petahana, baik Gubernur, wakil Gubernur dan Bupati yang menjadi kedudukan semula.

“Sementara posisinya sebagai pasangan calon tidak dapat dilepaskan, maka paslon patut mengikuti peraturan yang ada di KPU. Yang tidak boleh memanfaatkan kedudukan. Karena itu bisa membatalkan paslon, termasuk juga money politics. Sedangkan untuk rawan money politics di Bandarlampung, Lampung Tengah, Tanggamus,” tuturnya.

Baca Juga:   Ribuan Ekor Burung Tanpa Dokumen Diamankan, Pelaku Sempat Menolak Mobil Diperiksa

Disisi lain, Kapolda Lampung Irjen Suntana berkomitmen mengamankan rangkaian seluruh pemilu dan ia pun beberapa kali menghimbau untuk pasangan calon, timses dan masa pendukung untuk mengedepankan langkah-langkah yang elegan dan keharmonisan serta kerukunan masyarakat Lampung.

“Hindari money politics karena termasuk pembodohan. Masyarakat agar melaporkan kepada panwaslu dan TNI-Polri jika ada money politics, kita akan proses secepatnya, untuk Polri menegaskan akan mengawal demokrasi dari mulai awal sampai akhir. Kita akan melaksana patroli, sementara terkait temuan sedang kami klarifikasi sama panwaslu,” pungkasnya. (ndi/gus)




  • Bagikan