Bayi 9 Bulan Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Masih Cari Ibu Korban

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Kartika Suci Rahayu, bayi umur 9 bulan yang ditinggalkan sang ibu, ditemukan sudah tidak bernyawa pada Sabtu (6/2) tengah malam lalu. Bayi malang ini diketahui terakhir kali terlihat digendong oleh sang ibu, Ayu di depan rumah.

Adapun peristiwa tersebut terjadi di kediaman keluarga korban, yang berada di jl. WR Supratman gg. Masjid Nurul Huda, Telukbetung Selatan, Bandarlampung.


Tubuh korban yang sudah terbujur kaku, pertama kali ditemukan sang kakak yang masih berusia 4 tahun, dan sang nenek, Warni (49). “Saya baru tau cucu saya meninggal, karena kakaknya menangis. Katanya adiknya (kartika, red) diam saja,” katanya.

Warni sendiri mengaku, sempat curiga lantaran saat dibawa ke rumahnya, sang bayi begitu tenang dan tidak menangis. Padahal, biasanya Kartika kerap menangis, terutama saat hendak ditidurkan.

Saat mengecek langsung, Warni sempat panik ketika melihat bibir korban sudah membiru. Tubuh korban juga sudah mulai kaku dan temukan beberapa memar di sekitar perut dan dada korban.

Baca Juga:   Kasus Dugaan Pengeroyokan Oknum BPBD, Polresta Bandarlampung Periksa Lima Saksi

“Waktu saya lihat ternyata sudah meninggal. Saya lihat mulutnya sudah hitam (membiru, red), terus di dada sama perutnya juga ada bekas hitam (membiru),” tuturnya.

Sebelumnya, sambung dia, Ayu-ibu korban, diketahui datang ke rumah Warni, pada sabtu (6/2) sekitar pukul 24.00 wib tengah malam. Saat itu, Ayu mengatakan dirinya hendak pamit untuk pergi ke rumah saudaranya.

Ayu juga berniat untuk menitipkan sang putri di rumah mertuanya. Namun saat itu, menurut Warni, Ayu bertingkah aneh lantaran terus menggendong putrinya. “Saya sempat tanya ke dia (ayu, red) kok anaknya digendong terus,” katanya.

Tidak lama kemudian, Ayu kemudian masuk ke dalam salah satu kamar untuk menidurkan putrinya sebelumnya akhirnya keluar dan meninggalkan rumah.

“Waktu dia mau pergi saya sempat tanya, mau kemana? Terus dia bilang mau pergi sebentar ke tempat kakak. Tapi sampai sekarang tidak pulang-pulang,” tandasnya.

Baca Juga:   Korupsi Dana Desa, Mantan Kakam di Waykanan Divonis 4 Tahun Penjara

Terkait hal ini, Kapolsek Telukbetung Selatan, Kompol Hari Budianto mengatakan, unit Reskrim Telukbetung Selatan sampai saat ini masih melakukan penyelidikan yang mendalam. Terkait indikasi motiv pembunuhan oleh ibu kandung korban atau tidak.

“Sampai saat ini kami belum bisa menyimpulkan, karena kita masih dalam tahap pencarian terhadap ibu korban,” katanya, Senin (8/2).

Terkait adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, Hari mengaku, belum dapat menyimpulkan lantaran masih menunggu hasil visum dari dokter forensik RS Bhayangkara.

“Tapi saat ini penyidik dari Polsek Telukbetung Selatan masih dalam tahap penyelidikan dan mudah-mudahan segera dapat mengamankan ibu korban,” tambahnya.

Lebih jauh dia mengatakan, petugas juga sudah melakukan penyelidikan saksi-saksi, baik dari ayah maupun nenek korban dan saksi-saksi lainnya.

“Kami juga berharap adanya kerjasama dari pihak yang mengetahui keberadaan ibu korban setidaknya dapat menyerahkan diri atau datang ke Polsek TbS,” pungkasnya. (Ega/yud)




  • Bagikan